AMS Sampaikan Duka Mendalam dan Doa Penguatan di Rumah Duka Kabiro Memorandum Lumajang
Lumajang, Jatim Rasionews.com| Suasana duka menyelimuti kediaman Bapak Agus Sucipto, Kabiro Memorandum Kabupaten Lumajang, setelah putrinya, Icha Putri Maulidina (8 bulan), meninggal dunia akibat penyakit jantung bocor pada Rabu (24/6/2026). Sebelumnya, almarhumah sempat menjalani perawatan intensif selama tujuh hari di RSUD Haryoto sebelum akhirnya berpulang.
Di tengah suasana haru tersebut, rombongan dari Yayasan Amal Membantu Sesama (AMS) hadir langsung ke rumah duka di Dusun Krajan 2, Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, untuk menyampaikan belasungkawa, doa, serta dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Yayasan AMS, Dr. Niken Suyanti, S.H., M.M., didampingi Bendahara Umi Luluk Mas’ulah, Ketua Komunitas Adventure Makelar Surga AMS Endang Rumiati, serta PIC Kesehatan AMS Retno Lusiana. Kehadiran mereka disambut dengan suasana penuh haru oleh pihak keluarga.
Dalam sambutannya, Dr. Niken Suyanti menyampaikan bahwa kehadiran AMS merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ikatan kemanusiaan terhadap keluarga yang sedang berduka.

- Advertisement -
“Kami datang bukan sekadar organisasi, tetapi sebagai saudara yang ingin mendoakan dan memberikan kekuatan di tengah ujian berat ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setiap musibah memiliki hikmah, dan mendoakan agar almarhumah Icha menjadi anak yang kelak memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya.
Sementara itu, Agus Sucipto menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh rombongan AMS di tengah duka yang mendalam.
- Advertisement -
“Terima kasih atas doa dan kepeduliannya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan ini,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ia juga berharap Yayasan Amal Membantu Sesama (AMS) terus istiqamah dalam menjalankan misi sosialnya, khususnya membantu anak-anak dengan penyakit jantung agar dapat menjadi harapan bagi banyak keluarga.
Kepergian Icha Putri Maulidina meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, namun kehadiran berbagai pihak, termasuk AMS, menjadi penguat moral di tengah suasana kehilangan yang begitu berat di Kabupaten Lumajang.
(Rokib)




