Rapat Paripurna DPRD, Bunda Indah Paparkan Peta Jalan Peningkatan PAD dan IPM
LUMAJANG, Jatim Rasionews.com| Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memaparkan berbagai strategi yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus mempercepat pemerataan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga ke tingkat desa. Paparan tersebut disampaikan saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang.
Dalam kesempatan itu, Bunda Indah menjelaskan bahwa penguatan PAD dilakukan melalui optimalisasi sektor pajak dan retribusi daerah. Langkah tersebut mencakup pemutakhiran data objek dan subjek pajak, serta pemetaan potensi pendapatan daerah yang selama ini belum tergali secara maksimal.
Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah, Pemkab Lumajang juga terus mengembangkan pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem pelaporan transaksi usaha elektronik atau e-TAPAK.
Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan daerah. Di sisi lain, pengawasan terhadap proses pemungutan pajak akan diperkuat melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bunda Indah menambahkan, target pendapatan daerah lima tahun ke depan telah disusun berdasarkan kajian potensi pajak periode 2026–2030. Kajian tersebut mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari tren realisasi pendapatan, tingkat inflasi, kondisi geografis dan demografis, hingga kapasitas keuangan daerah.
- Advertisement -
Selain membahas sektor pendapatan, Bupati juga menjelaskan kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah. Sejumlah BUMD telah memberikan kontribusi dalam bentuk dividen kepada pemerintah daerah. Sementara itu, Perumda Semeru masih menjalani proses penyehatan perusahaan dan pembenahan tata kelola untuk meningkatkan kinerja serta kontribusinya terhadap PAD.
Terkait pemerataan pembangunan manusia, Bunda Indah menegaskan bahwa Pemkab Lumajang menerapkan kebijakan desentralisasi layanan publik agar peningkatan IPM tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah terus memperluas akses pendidikan hingga jenjang menengah, menyediakan layanan transportasi gratis bagi pelajar, mendistribusikan tenaga pendidik secara merata, serta memperkuat program pendidikan kesetaraan melalui Kejar Paket A, B, dan C. Penanganan anak putus sekolah juga menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat desa.
- Advertisement -
Sementara pada sektor kesehatan, Pemkab Lumajang memperkuat pelayanan dasar melalui puskesmas dan puskesmas pembantu, memperluas layanan dokter keliling, serta mengoptimalkan peran Posyandu untuk menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus mengurangi kasus stunting.
Bunda Indah menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan daya saing generasi muda. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna memastikan program pembangunan sumber daya manusia berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga tingkat desa.
(Rokib)




