Evakuasi Jenazah di Wisata Kapas Biru, BPBD Lumajang Pastikan Proses Berjalan Lancar
Lumajang, Jatim Rasionews.com| Tim gabungan mengevakuasi seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di kawasan objek wisata Air Terjun Kapas Biru, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (1/8/2026).
Proses evakuasi melibatkan BPBD Kabupaten Lumajang bersama TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, dan warga setempat.
Korban diketahui berinisial T (60), seorang petani yang merupakan warga Dusun Mulyoharjo, Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga sebelumnya melaporkan korban meninggalkan rumah pada dini hari. Upaya pencarian dilakukan bersama perangkat desa dan warga.
Sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pengunjung wisata melaporkan adanya sesosok jenazah di area dasar air terjun kepada petugas wisata. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pemerintah desa dan aparat keamanan.
- Advertisement -
Petugas gabungan selanjutnya menuju lokasi untuk melakukan identifikasi dan pengamanan area. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dievakuasi menuju rumah duka.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan proses evakuasi berlangsung dengan aman meski medan menuju lokasi cukup sulit.
“Begitu menerima laporan, tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Medan menuju dasar air terjun cukup menantang, namun berkat kerja sama seluruh unsur, evakuasi dapat diselesaikan dengan aman dan lancar,” ujar Is Nugroho.
- Advertisement -

Ia menjelaskan, setelah jenazah berhasil dievakuasi ke rumah duka, pemeriksaan awal dilakukan oleh petugas medis dan kepolisian sesuai prosedur.
“Penanganan selanjutnya menjadi kewenangan aparat kepolisian. Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kondisi darurat sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” tambahnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menerima hasil pemeriksaan awal tersebut dan memutuskan tidak melanjutkan pemeriksaan forensik lebih mendalam. Jenazah kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Pronojiwo pada Sabtu siang.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Dugaan mengenai penyebab kematian didasarkan pada hasil penyelidikan awal serta keterangan dari pihak keluarga dan saksi.
(Rokib)



