Warga Temukan Mayat Laki-laki DI Pesisir Pantai Bades, Identitas Belum Terungkap
Lumajang,( Jatim Rasionews.com) Sesosok mayat laki-laki ditemukan di kawasan pesisir Pantai Dusun Kajaran, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui seorang warga yang hendak menuju belakang pondok di sekitar rumahnya yang berada tidak jauh dari kawasan pantai.
Saat berada di lokasi, saksi melihat seseorang dalam kondisi tengkurap di pesisir pantai.
Setelah memastikan kondisi tersebut, saksi kemudian memberitahukan penemuan itu kepada Kepala Dusun Kajaran dan menghubungi Polsek Pasirian.
Petugas piket Polsek Pasirian selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
- Advertisement -
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan usia diperkirakan sekitar 45 tahun. Namun, identitas dan alamat korban belum diketahui.
“Pada hari Rabu, 2 September 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, saksi bermaksud ke belakang pondok yang berada dekat dengan pantai. Kemudian saksi mengetahui ada orang dalam kondisi tengkurap dan sudah meninggal dunia di pesisir pantai Desa Bades, Kecamatan Pasirian,” ujar Ipda Suprapto.
Menurut Suprapto, kondisi jasad saat ditemukan sudah mengalami pembusukan. Petugas kemudian melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban.
- Advertisement -
“Setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi memberitahukan kepada Kepala Dusun Kajaran dan menghubungi Polsek Pasirian. Selanjutnya petugas piket Polsek Pasirian langsung menuju tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi. Sekitar pukul 15.40 WIB, evakuasi jasad berhasil dilakukan dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang.
“Pada pukul 15.40 WIB proses evakuasi korban berhasil dilaksanakan. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang,” kata Suprapto.
Jenazah kemudian tiba di kamar jenazah RSUD dr. Haryoto Lumajang sekitar pukul 16.15 WIB untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain itu, Piket Reskrim bersama INAFIS juga melakukan upaya identifikasi terhadap korban menggunakan perangkat MAMBIS. Namun, proses identifikasi belum berhasil karena kondisi wajah dan sidik jari korban sudah mengalami kerusakan.
“Piket Reskrim INAFIS datang dan melakukan pengecekan identitas korban menggunakan MAMBIS untuk mengenali identitas korban. Namun identitas belum terbaca atau terdeteksi karena kondisi wajah korban sudah rusak dan sidik jarinya juga sudah rusak,” terang Ipda Suprapto.
Hingga saat ini, korban masih berstatus Mr-X. Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman untuk mengungkap identitas korban serta mengetahui lebih lanjut penyebab kematiannya.***
(Kib)



