SPPG Rahayu Gedangmas II Resmi Diluncurkan, Layani Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat
Jatim Rasionews.com Lumajang | Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rahayu Gedangmas II resmi diluncurkan di Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, pada Senin pagi pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional pemerintah dalam menciptakan generasi emas melalui peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Peluncuran tersebut dihadiri oleh Camat Randuagung, unsur TNI seperti Waka Danramil dan Babinsa, Ketua SPPG, Kepala SPPG, serta relawan, tenaga kerja, akuntan, dan ahli gizi yang terlibat langsung dalam operasional program.
Camat Randuagung, Mawi Mujayanti, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program tersebut. Ia mengapresiasi peran yayasan dalam menjalankan program prioritas pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Program ini menjadi bagian penting dalam menyehatkan generasi masa depan. Secara fisik, bangunan serta sarana dan prasarana sudah memenuhi syarat dan cukup memadai,” ujarnya.
Meski demikian, ia menambahkan bahwa aspek perizinan dan kelayakan teknis masih dalam tahap pemantauan. Namun, distribusi kepada masyarakat tetap diprioritaskan, dengan jumlah penerima manfaat tahap awal mencapai sekitar 1.500 orang.
- Advertisement -
Mawi juga menekankan pentingnya validitas data penerima manfaat, khususnya bayi dan balita, baik yang mengalami kurang gizi maupun yang sudah memenuhi standar. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian Satgas Kabupaten Lumajang sembari menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga standar pengolahan makanan, termasuk penggunaan air yang berbeda untuk memasak dan mencuci peralatan guna memastikan higienitas makanan tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Desa Gedangmas, Reza , menegaskan agar pelaksanaan program tidak mengecewakan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak menjaga kualitas makanan, baik dari sisi kebersihan maupun ketahanan menu.
- Advertisement -
“Pastikan makanan higienis dan tidak mudah basi, apalagi jumlah penerima sudah mencapai lebih dari 1.500 orang,” tegasnya.
Reza juga menyoroti pengalaman sebelumnya, di mana terdapat makanan yang tidak layak konsumsi akibat keterlambatan distribusi. Ia mendorong evaluasi menyeluruh, termasuk pemilihan menu yang lebih tahan lama namun tetap bergizi dan sesuai dengan selera masyarakat pedesaan.
Ketua Yayasan SPPG Rahayu Gedangmas II, Didik Widianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terlaksana dengan baik.
“Kami berharap program ini dapat berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi,” ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penerimaan bahan hingga pendistribusian, telah melalui pengawasan ketat guna menjamin kelayakan konsumsi. Pihaknya juga terbuka terhadap evaluasi dari pemerintah desa sebagai bahan perbaikan ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SPPG Fahmi salim menyampaikan bahwa timnya terdiri dari 47 personel yang melayani sekitar 1.500 penerima manfaat yang tersebar di Desa Buwek dan Ranurung, mencakup 21 sekolah.
Dengan diluncurkannya SPPG Rahayu Gedangmas II, diharapkan program pemenuhan gizi ini dapat berjalan optimal, minim kendala, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya bayi dan balita di Kabupaten Lumajang.
(Kib)




