Jatim.Rasionews.com|Banyuwangi – Semangat persatuan, kebangsaan, dan nilai-nilai religius mewarnai pelaksanaan Sholawat Akbar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar PW FRN Counter Polri di Lapangan Lugjag, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (28/6/2026). Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi sejak sore hari. Senin 29/06/2026
Kegiatan yang dipimpin langsung Ketua Umum PW FRN Counter Polri, Agus Flores, menjadi momentum mempererat sinergi antara insan pers, Polri, TNI, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
Rangkaian acara diawali dengan Majelis Mahabbatun Nabi, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan Indonesia Raya, serta Mars PW FRN Counter Polri yang menghadirkan suasana religius sekaligus nasionalis.
Dalam sambutannya, Agus Flores menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi milik institusi Polri, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen bangsa dalam menjaga keamanan, persatuan, dan keharmonisan sosial.
“Media harus menjadi perekat persaudaraan, bukan pemecah persatuan. Melalui sholawat ini kita memanjatkan doa agar Polri semakin Presisi, profesional, humanis, dan semakin dicintai masyarakat,” ujarnya.
- Advertisement -
Selain doa bersama, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan semangat Bhayangkara Presisi.
Acara turut dihadiri jajaran kepolisian, unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Pengamanan dilakukan secara terpadu sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesa
Melalui kegiatan ini, PW FRN Counter Polri kembali menegaskan perannya sebagai organisasi pers yang tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga berkontribusi memperkuat persatuan, membangun komunikasi publik yang positif, serta mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
- Advertisement -
Pewarta. Eka Wahyudi




