Lumajang,(Jatim Rasionews.com) Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong kepolisian untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dalam menggunakan teknologi secara bijak.
Hal itu dilakukan Satuan Binmas bersama Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi di SMAN 3 Lumajang, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut mengangkat materi PAHAM AI atau Pencegahan, Kesadaran, dan Akses Aman terhadap Kecerdasan Buatan.
Selain literasi digital, para pelajar juga mendapat pembekalan mengenai pentingnya tertib dan aman dalam berlalu lintas.
Dalam penyampaian materi, personel Satbinmas mengingatkan siswa agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

- Advertisement -
Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai potensi penyalahgunaan teknologi, seperti hoaks, deepfake, serta risiko kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi.
Sementara itu, Satlantas Polres Lumajang memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta pentingnya membangun budaya tertib di jalan sejak usia sekolah.
Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membangun karakter dan kesadaran generasi muda di tengah perkembangan teknologi.
- Advertisement -
“Edukasi ini merupakan bentuk kepedulian Polres Lumajang terhadap generasi muda. Kami ingin para pelajar mampu memanfaatkan AI dan teknologi digital untuk hal-hal yang positif, sekaligus memahami berbagai risiko yang dapat muncul di dunia maya,” ujar Ipda Suprapto.
Menurutnya, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan sikap kritis, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Dengan demikian, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari lingkungan digital yang aman dan sehat.
Ipda Suprapto juga berharap para pelajar dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Termasuk ketika menggunakan media sosial, memanfaatkan kecerdasan buatan, maupun saat berada di jalan raya.
“Kami berharap para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Bijak menggunakan media sosial dan AI, serta disiplin dalam berlalu lintas, merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” katanya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap aktivitas digital anak tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Sekolah dan orang tua juga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan membangun kebiasaan positif dalam penggunaan teknologi.
“Sekolah dan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak-anak di era digital. Polres Lumajang akan terus hadir memberikan edukasi di lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi ancaman, baik di dunia maya maupun dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.



