Polsek Kunir Gelar Apel Pelajar Kamtibmas, 36 Siswa Diingatkan Jauhi Narkoba dan Tawuran
Lumjang,(Jatim Rasionews.com) Polsek Kunir Polres Lumajang menggelar apel pelajar Kamtibmas di halaman Mapolsek Kunir, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti 36 pelajar dan enam guru pendamping dari sejumlah sekolah tingkat SMA, SMK dan MA se-Kecamatan Kunir.
Para peserta berasal dari SMAN 1 Kunir, SMK Mifis, MA Wahid Hasyim, MA Miftahul Ulum, SMK Roudlotus Sholihin dan SMA Nurul Islam.
Kapolsek Kunir Iptu Muljoko mengatakan, apel pelajar Kamtibmas merupakan bagian dari pembinaan Polri kepada generasi muda untuk membangun kesadaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami mengajak para pelajar untuk ikut menjadi pelopor Kamtibmas. Dimulai dari menjaga diri sendiri, menjaga teman dan lingkungan sekolah,” ujar Muljoko.
Dalam amanatnya, Muljoko menyampaikan sejumlah pesan Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi kepada para pelajar.
Salah satunya mengenai pentingnya tertib dan disiplin. Para siswa diminta membiasakan diri menaati aturan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Disiplin adalah kunci keberhasilan. Karena itu, kami mengajak para pelajar membiasakan diri tertib dan disiplin,” katanya.
Muljoko juga mengingatkan siswa agar menjauhi tawuran, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Para pelajar diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial maupun ajakan teman yang dapat membawa dampak negatif.
“Jangan mudah terprovokasi. Hindari tawuran, narkoba dan kenakalan remaja karena satu tindakan yang salah dapat berdampak pada masa depan,” ujarnya.
Selain itu, pelajar diminta bijak menggunakan media sosial. Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi harus dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif.
Menurut Muljoko, pelajar perlu memahami bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan persoalan, sehingga setiap informasi maupun konten yang akan dibagikan perlu dipertimbangkan terlebih dahulu.
“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai media sosial digunakan untuk menyebarkan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Pesan lainnya berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diajak menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm serta menghindari balap liar.
“Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas. Patuhi aturan, gunakan helm dan hindari balapan liar,” tutur Muljoko.
Ia menegaskan, pelajar Kamtibmas bukan hanya siswa yang menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjaga diri, teman dan lingkungan sekolah serta ikut menjaga masa depan bangsa.
“Pelajar Kamtibmas bukan hanya pelajar yang menjaga keamanan, tetapi pelajar yang mampu menjaga dirinya, menjaga temannya, menjaga sekolahnya dan ikut menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.
Muljoko berharap para pelajar dapat menerapkan pesan yang disampaikan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi contoh positif bagi teman, keluarga dan masyarakat.**(Kib)




