Perhutani Imbau Warga Waspada, Kebakaran Hutan Tambu Hanguskan Satu Hektare
Lumajang,( Jatim Rasionews.com) Kebakaran kembali melanda kawasan hutan Gunung Tambu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.
Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar satu hektare lahan milik Perhutani pada Senin (12/10/2026).
Asisten Perhutani (Asper) BKPH Pasirian, Eko Tunggal Wahyudiyono, mengimbau masyarakat dan pengunjung wisata Tambu agar meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Menurut Eko, kebakaran terjadi di petak 14B RPH Bago, yang meliputi wilayah Desa Pasirian dan Desa Condro. Kondisi vegetasi yang kering diduga membuat kawasan tersebut rentan terbakar.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat maupun pengunjung wisata Tambu agar menghindari kegiatan atau kebiasaan yang bisa memicu kebakaran hutan, karena saat ini kondisi cuaca ekstrem,” ujarnya.saat konfirmasi melalui WhatsApp. Selasa (13/10/2026)
Ia menjelaskan, upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh petugas dan masyarakat dengan menggunakan peralatan seadanya untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.
Eko mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Perhutani, masyarakat, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pasirian, Polsek Pasirian dalam menangani kebakaran tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersama segenap Forkopimcam selalu membangun sinergi yang baik. Sehingga ketika terjadi kebakaran seperti kemarin, semua langsung bergerak bersama-sama untuk memadamkan api di lokasi,” ungkapnya.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan sekitar satu hektare lahan terdampak. Dugaan sementara, kondisi cuaca ekstrem yang membuat vegetasi mengering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran.
Eko mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun aktivitas lain yang dapat memicu munculnya api di kawasan hutan.
Menurutnya, kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa, terlebih saat kondisi cuaca membuat lahan hutan mudah terbakar.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami berharap semua pihak ikut menjaga kawasan hutan dan wisata Tambu agar terhindar dari kebakaran,” pungkasnya.**(Kib)




