Disperindag Lumajang Siapkan Enam Pelatihan SDM Industri Rokok, Didanai DBHCHT Rp480 Juta
Lumajang,Jatim Rasionews .com |Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang melalui Bidang Perindustrian mengalokasikan anggaran sebesar Rp480 juta yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada industri hasil tembakau (IHT) di Kabupaten Lumajang. Selasa (14/7/2026)
Kepala Bidang Mikro dan Perindustrian Disperindag Lumajang, Elok Rahmawati, S.T., M.E. menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk melaksanakan enam kegiatan pelatihan yang seluruhnya ditujukan bagi pekerja maupun pelaku industri hasil tembakau.
“Untuk DBHCHT tahun 2026, kami memperoleh anggaran sebesar Rp480 juta. Anggaran itu kami gunakan untuk sekitar enam kegiatan yang memang kami khususkan bagi industri hasil tembakau,” ujar Elok.
Ia menuturkan, pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengikuti perkembangan proses produksi rokok.
“Kami ingin industri hasil tembakau atau perusahaan rokok di Lumajang memiliki SDM yang kapabel dan berkualitas. Karena itu ada beberapa pelatihan seperti blending, linting rokok, hingga peningkatan kualitas melalui kegiatan GKM (Gugus Kendali Mutu),” jelasnya.
- Advertisement -
Menurut Elok, peningkatan kompetensi tersebut juga bertujuan mempersiapkan para pekerja menghadapi perubahan proses produksi serta mendukung diversifikasi produk di industri hasil tembakau.
“Arahnya memang mempersiapkan SDM atau karyawan perusahaan rokok agar memahami proses produksi rokok yang baru. Termasuk juga mendukung adanya diversifikasi produk,” tambahnya.
Elok menyebutkan seluruh program yang didanai DBHCHT tahun ini berupa pelatihan peningkatan kapasitas SDM, tanpa kegiatan fisik maupun bantuan lainnya.
- Advertisement -
“Ada enam pelatihan. Fokus kami memang pada pengembangan SDM industri hasil tembakau,” katanya.
Pelaksanaan seluruh pelatihan akan dipusatkan di wilayah Kabupaten Lumajang agar lebih mudah diakses oleh peserta dari berbagai kecamatan.
“Kami pusatkan di Lumajang supaya lebih mudah dijangkau oleh peserta dari berbagai wilayah,” pungkas Elok Rahmawati.
(Rokib)





