Lumajang Gudangnya Atlet..! Bunda Indah Lepas Kontingen Lumajang,Yakin Menang
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Keyakinan dan keberanian menjadi senjata utama untuk meraih prestasi. Pesan penuh semangat itu digaungkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati saat melepas kontingen Kabupaten Lumajang yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Pelepasan berlangsung khidmat di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (27/10/2026).
Di hadapan ratusan atlet pelajar, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu meminta seluruh atlet tampil percaya diri, menjaga optimisme, dan bertanding dengan mental juara demi mengharumkan nama Lumajang di tingkat provinsi.
Ajang bergengsi pelajar se-Jawa Timur itu sendiri akan digelar di dua daerah, yakni Kota Surabaya dan Kabupaten Ngawi pada 29 Oktober hingga 11 November 2026 mendatang.
Dalam arahannya, Bunda Indah menekankan bahwa kemenangan harus dimulai dari pikiran. Ia meminta para atlet menanamkan keyakinan kuat bahwa mereka berangkat untuk menang, bukan sekadar ikut serta.
“Anak-anak Bunda yang akan berjuang di Ngawi dan Surabaya, Bunda yakin kalian semua adalah anak-anak hebat. Jangan pernah merasa kalah sebelum bertanding. Kalian harus optimistis, yakin bahwa kalian bertanding untuk menang, dan tanamkan keyakinan itu dalam hati serta pikiran,” ujar Bunda Indah membakar semangat.
Ia juga berpesan agar para atlet tidak minder saat berhadapan dengan kontingen dari daerah lain yang dikenal memiliki tradisi juara.
“Jangan pernah minder, karena Lumajang adalah gudangnya atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, berjuang dengan penuh semangat, dan buktikan bahwa atlet Lumajang mampu bersaing serta meraih prestasi,” tegasnya.
Dukungan Bunda Indah tak hanya berupa motivasi. Ia menantang kontingen untuk berani melampaui target awal yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, kontingen Lumajang menargetkan 9 medali emas, 4 perak, dan 10 perunggu. Namun Bunda Indah mendorong para atlet untuk berani bermimpi lebih tinggi.
“Target awal kita sembilan emas, empat perak, dan sepuluh perunggu. Tetapi Bunda ingin kalian lebih berani bermimpi dan berjuang. Bunda berharap kalian bisa membawa pulang sepuluh emas, lima perak, dan sepuluh perunggu. Jika target itu terpenuhi, bonusnya akan Bunda tambahkan,” ungkapnya disambut tepuk tangan atlet.
Pemerintah Kabupaten Lumajang sendiri telah menyiapkan apresiasi nyata. Setiap atlet peraih medali emas akan diganjar bonus Rp10 juta, perak Rp6 juta, dan perunggu Rp4 juta.
Pada POPDA XV Jatim 2026, Lumajang mengirimkan kekuatan penuh. Total 216 personel diberangkatkan, terdiri dari 169 atlet, 42 pelatih, dan 5 ofisial.
Sementara untuk PEPARPEDA III, Lumajang mengirimkan 5 personel yang terdiri dari 3 atlet difabel berprestasi, 1 pelatih, dan 1 ofisial.
Kontingen Lumajang akan turun di 19 cabang olahraga dari total 31 cabang yang dipertandingkan. Keikutsertaan ini bukan hanya soal medali, tetapi menjadi kawah candradimuka bagi atlet pelajar Lumajang untuk mengasah mental, menambah jam terbang, dan mengukur kemampuan di level provinsi.
Di akhir sambutannya, Bunda Indah berpesan agar seluruh kontingen menjaga kekompakan, disiplin, sportivitas, kesehatan, serta nama baik daerah.
“Selamat bertanding, berikan yang terbaik, dan berjuanglah dengan penuh keyakinan. Bunda berharap kalian pulang membawa kemenangan dan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.
Kini, dengan target tinggi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kontingen pelajar Lumajang siap tempur di Surabaya dan Ngawi. Hasil POPDA dan PEPARPEDA 2026 akan menjadi tolok ukur pembinaan olahraga pelajar sekaligus bukti bahwa Lumajang memang layak disebut gudangnya atlet Jawa Timur.**(Kib)




