Siaga 24 Jam Tangani Korban, RSUD Pasirian Pastikan ICU Aktif
Lumajang,( Jatim Rasionews.com ) RSUD Pasirian menegaskan kesiapan penuhnya sebagai rumah sakit rujukan di Lumajang selatan. Saat situasi darurat terjadi, seluruh layanan vital termasuk ruang Intensive Care Unit (ICU) dipastikan aktif untuk mendukung penanganan korban.
Kesiapan medis itu dibarengi dengan upaya menjawab persoalan klasik yang selama ini dikeluhkan warga, yakni keterbatasan lahan parkir.
Dalam keterangan kepada media, manajemen RSUD Pasirian memaparkan dua fokus pengembangan tersebut.
Manajemen menjelaskan, rumah sakit telah memiliki sistem siaga bencana yang terstruktur.
“Saat itu layanan rumah sakit, termasuk ICU, diaktifkan untuk mendukung penanganan korban. Jadi semua lini kami siagakan,” ujar narasumber RSUD Pasirian.
Ia melanjutkan, rumah sakit memiliki tim khusus yang selalu siap digerakkan.
“Rumah sakit menyatakan memiliki tim jaga bencana yang dapat digerakkan sewaktu-waktu. Tim ini standby 24 jam, jadi ketika ada kejadian bencana atau korban massal, bisa langsung bergerak,” jelasnya.
Tak hanya kesiapan personel, dukungan peralatan untuk kasus-kasus berat juga disiapkan.
“Kesiapan tersebut juga mencakup dukungan tenaga dan peralatan untuk menangani pasien dengan kondisi khusus, termasuk korban dengan luka bakar yang membutuhkan penanganan medis intensif. Karena luka bakar ini butuh penanganan khusus dan tidak bisa ditangani di ruangan biasa,” tegasnya.
Di sisi lain, persoalan lahan parkir yang sempit menjadi pekerjaan rumah yang tak kalah penting.
” Keterbatasan lahan parkir masih menjadi persoalan yang banyak disampaikan masyarakat. Kami sangat memahami keluhan itu,” katanya.
Menepis isu pemindahan rumah sakit, pihak manajemen memastikan RSUD Pasirian akan tetap bertahan di lokasi saat ini.
“Narasumber menjelaskan bahwa rumah sakit tidak merencanakan pemindahan lokasi, tetapi sedang memproses pembebasan beberapa bidang tanah di sisi belakang dan samping rumah sakit,” ujarnya.
Proses pembebasan lahan tersebut saat ini sedang berjalan dan melibatkan banyak pihak.
“Proses yang telah dilakukan mencakup pertemuan dengan pemilik lahan, pihak rumah sakit, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Pasirian, serta pembahasan harga tanah. Sudah ada pertemuan formal, tinggal pematangan harga,” bebernya.
Jika proses tersebut rampung, perluasan parkir akan menjadi prioritas.
“Apabila proses pembebasan lahan dapat diselesaikan, perluasan area parkir diharapkan menjadi salah satu prioritas pemanfaatannya. Namun, realisasi perluasan tersebut masih bergantung pada penyelesaian proses pembebasan lahan,” pungkasnya.
Berbagai upaya tersebut menunjukkan arah pengembangan RSUD Pasirian yang semakin jelas, mulai dari pengaturan antrean pasien yang lebih tertib, penguatan prioritas keselamatan pasien, hingga rencana penambahan kapasitas tempat tidur dan layanan dokter spesialis.
Pelaksanaannya diharapkan dapat mendukung akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lumajang bagian selatan, termasuk warga dari wilayah yang relatif jauh dari pusat kabupaten agar mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, dekat, dan berkualitas.**(Kib)




