Pria 45 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Sodetan Jatiroto
Lumajang, (Jatim Rasionews.com ) Seorang pria berinisial D H (45), warga Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, ditemukan meninggal dunia di sungai sodetan Dusun Krajan, Desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban sebelumnya dilaporkan terjatuh ke sungai di sekitar jembatan depan Halte Jatiroto pada Sabtu (15/8/2026) malam.
Proses pencarian sempat mengalami kendala lantaran korban diduga terbawa arus menuju aliran sungai sodetan yang berada di bawah tanah.
Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 22.00 WIB setelah adanya informasi dari penumpang bus yang mendengar teriakan bahwa seseorang terjatuh ke sungai di sisi utara jembatan, tepatnya di depan Halte Jatiroto.
“Informasi awal yang kami terima, ada seseorang yang terjatuh ke sungai di pinggir jembatan depan Halte Jatiroto. Korban diduga terbawa arus dan masuk ke aliran sungai di bawah jembatan atau sungai sodetan,” ujar Ipda Suprapto.
- Advertisement -
Menurutnya, sungai sodetan tersebut merupakan aliran yang berada di bawah tanah dengan panjang sekitar 100 meter. Kondisi itu menyebabkan warga mengalami kesulitan saat melakukan pencarian terhadap korban.
“Karena aliran sodetan berada di bawah tanah dan panjangnya kurang lebih 100 meter, pencarian cukup menyulitkan. Warga kemudian menghentikan pencarian sekitar pukul 24.00 WIB,” jelasnya.
Pencarian kembali dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB di sungai sodetan Dusun Krajan, Desa Jatiroto.
- Advertisement -
Saat ditemukan, korban berada dalam kondisi mengapung dengan posisi tengkurap di aliran sungai yang dangkal. Warga kemudian mengevakuasi korban dan memastikan identitasnya.
“Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan mengapung di arus yang dangkal. Setelah dievakuasi, korban dikenali sebagai D H. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS IHC Jatiroto untuk penanganan lebih lanjut,” kata Ipda Suprapto.
Berdasarkan informasi dan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam setelah terpeleset saat berada di pinggir jembatan depan Halte Jatiroto.
Korban kemudian masuk ke aliran sungai di bawah jembatan dan diduga terbawa arus hingga ke sungai sodetan.
Ipda Suprapto menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas atas meninggalnya korban. Keluarga juga menyadari bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan tidak ada unsur kesengajaan,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dan tidak menghendaki dilakukan autopsi luar maupun dalam terhadap jenazah korban.
“Keluarga menolak dilakukan autopsi karena sudah menerima dan mengikhlaskan kepergian korban. Dari pemeriksaan awal juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Ipda Suprapto.
Peristiwa tersebut selanjutnya ditangani pihak kepolisian dengan memastikan proses evakuasi dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.***
(Kib)



