Bobol Empat Kafe, Pria Asal Lumajang Dibekuk Polisi Usai CCTV Ungkap Identitasnya
LUMAJANG , Jatim Rasionews.com | Aksi pencurian sejumlah kafe di Kabupaten Lumajang akhirnya terhenti. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang menangkap seorang pria berinisial JS (40), warga Desa Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, yang diduga menjadi pelaku pembobolan di empat lokasi berbeda.Minggu(5/7/2026)
Tersangka diamankan di kediamannya pada Sabtu (4/7/2026) setelah polisi melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta melakukan profiling terhadap pelaku.
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, menjelaskan tim bergerak setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan tersangka.
“Dari hasil penyelidikan dan profiling, kami mengetahui lokasi pelaku. Tim kemudian mendatangi rumahnya dan melakukan penangkapan secara persuasif dan humanis,” ujarnya.
Dalam penggeledahan di rumah tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa satu kompor portable merek Omicko berwarna merah dan satu tabung gas LPG hijau yang diketahui merupakan hasil curian dari Cafe Nongki.
- Advertisement -
Sementara telepon genggam hasil curian telah dijual melalui media daring dengan harga sekitar Rp1,5 juta. Dari hasil penjualan tersebut, pelaku mengaku membeli sebuah laptop senilai Rp800 ribu.
Hasil pemeriksaan mengungkap JS memiliki cara kerja yang terencana. Sebelum menjalankan aksinya, ia lebih dulu mengamati lokasi sasaran selama sekitar tiga hari untuk memastikan situasi benar-benar aman.
“Pelaku selalu melakukan survei terlebih dahulu. Kurang lebih tiga hari dia mengamati situasi, memastikan kapan lokasi benar-benar sepi. Setelah merasa aman, baru pada hari berikutnya dia menjalankan aksinya,” jelas AKP Ari.
- Advertisement -
Saat aksinya membobol Cafe Nongki. Pelaku diketahui mengintai lokasi selama tiga hari sebelum akhirnya beraksi sekitar pukul 04.00 WIB. Ia berjalan kaki menuju kafe, melompati pagar, lalu masuk dan mengambil satu unit ponsel merek Infinix, uang tunai sekitar Rp300 ribu, serta satu tabung gas LPG.
Aksi itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya sempat viral di media sosial hingga memudahkan polisi mengidentifikasi pelaku.
Selain Cafe Nongki, penyidik mengungkap JS juga melakukan pencurian di Rental PS Galaxy, Cafe Terra Cotta, dan Cafe Ngdi dengan modus yang sama, yakni melakukan observasi terlebih dahulu sebelum beraksi ketika lokasi dalam keadaan sepi.
“Semua tempat yang menjadi sasaran memiliki pola yang sama. Dia mengamati kondisi terlebih dahulu, lalu beraksi saat situasi sudah dipastikan aman,” tambahnya.
Polisi menyebut tersangka tidak memiliki pekerjaan tetap dan selama ini hanya bekerja serabutan. Faktor ekonomi diduga menjadi motif di balik serangkaian aksi pencurian tersebut.
Kini JS telah ditahan di Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(Rokib)




