Jatim.Rasionews.com|SURABAYA | — Ada apa sebenarnya dengan TK Seroja? Keluhan wali murid semakin serius dan kini menuntut perhatian langsung Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Bukan hanya soal metode pembelajaran, tetapi juga dugaan perlakuan terhadap wali murid, kenyamanan psikologis peserta didik, serta transparansi siapa saja yang berada di balik pengelolaan sekolah tersebut.
Wali murid mempertanyakan apakah proses belajar mengajar di TK Seroja sudah berjalan sesuai ketentuan pendidikan anak usia dini. Mereka menilai kegiatan perlombaan justru terkesan lebih diutamakan daripada pemberian materi pembelajaran. Jika benar demikian, evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan.
Jangan sampai anak-anak kehilangan hak memperoleh pembelajaran yang semestinya hanya karena orientasi kegiatan sekolah dinilai lebih banyak diarahkan pada perlombaan.
Salah satu wali murid yang meminta namanya dirahasiakan menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap Dinas Pendidikan Surabaya.
“Saya kecewa dengan Dinas Pendidikan karena kami belum melihat tindakan tegas terhadap TK Seroja, terutama Bu Ani. Kami pernah dimarahi di depan anak-anak. Ini bukan hanya menyangkut perasaan orang tua, tetapi juga bagaimana kondisi mental anak ketika melihat orang tuanya diperlakukan seperti itu,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut harus menjadi perhatian serius. Apabila benar terjadi, pihak sekolah perlu memberikan penjelasan. Dinas Pendidikan juga harus menilai apakah komunikasi dan perilaku tenaga pendidik sudah mencerminkan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.
CARLA, TOMI, ANI: APA SEBENARNYA KEDUDUKAN MEREKA DI TK SEROJA?
Wali murid meminta agar Dinas Pendidikan tidak hanya memeriksa satu nama atau satu persoalan. Mereka menginginkan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TK Seroja.
Nama Carla dipertanyakan, apa jabatan dan tanggung jawabnya?
Nama Tomi juga dipertanyakan, apakah memiliki posisi dalam struktur pengelolaan atau kegiatan operasional sekolah?
Sementara Ani diminta memberikan penjelasan mengenai jabatan, kewenangan, serta tanggung jawabnya terhadap kegiatan pendidikan dan komunikasi dengan wali murid.
Wali murid juga meminta agar nama-nama pengurus, tenaga pendidik, serta pihak yang bertanggung jawab dibuka sesuai ketentuan dan dokumen resmi. Mereka menegaskan pemeriksaan jangan hanya berputar pada Bu Sarah.
NAMA ERI CAHYADI IKUT TERSERET DALAM KETERANGAN WALI MURID!
Hal lain yang tidak kalah menjadi sorotan adalah pengakuan wali murid mengenai dugaan pernyataan Bu Ani yang menyebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi takut kepada adiknya dan tidak akan berani macam-macam terhadap TK Seroja.
Pernyataan ini perlu diklarifikasi secara terbuka. Apakah benar disampaikan? Apa konteks pembicaraannya? Apakah ada saksi yang mendengar langsung?
Tidak boleh ada kesan bahwa lembaga pendidikan berada di atas pengawasan pemerintah. Setiap sekolah harus tunduk pada aturan dan siap dievaluasi apabila terdapat pengaduan masyarakat.
DISPENDIK SURABAYA, JANGAN MENUNGGU MASALAH SEMAKIN MEMBESAR!
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, S.Si., M.M., diharapkan segera mengambil langkah konkret melalui pemeriksaan langsung terhadap TK Seroja.
Ada sejumlah hal yang harus dijawab:
1. Apakah pembelajaran TK Seroja sudah sesuai ketentuan PAUD?
2. Apakah kegiatan perlombaan telah dilaksanakan secara proporsional tanpa mengabaikan pembelajaran?
3. Siapa saja pengurus dan tenaga pendidik yang bertanggung jawab?
4. Apa jabatan dan kewenangan Carla, Tomi, dan Ani?
5. Bagaimana klarifikasi atas dugaan tindakan memarahi wali murid di hadapan peserta didik?
6. Apakah benar terdapat pernyataan yang membawa nama Wali Kota Surabaya?
Jangan biarkan wali murid terus bertanya tanpa kepastian. Pengawasan pendidikan bukan sekadar urusan administrasi, melainkan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan anak-anak mendapatkan hak pendidikan dan perlindungan yang layak.
Awak media MENEGASKAN: YANG DIPERTARUHKAN BUKAN SEKADAR NAMA BAIK SEKOLAH, MELAINKAN KEPERCAYAAN ORANG TUA DAN MASA DEPAN ANAK-ANAK.
Redaksi membuka ruang hak jawab kepada Dinas Pendidikan Surabaya, pengelola TK Seroja, Ani, Carla, Tomi, dan seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.
Kini publik menunggu: AKANKAH DISPENDIK SURABAYA TURUN MEMERIKSA, ATAU KELUHAN WALI MURID TK SEROJA KEMBALI BERAKHIR TANPA KEJELASAN?
Tim.




