Tanggal 17 Jadi Warisan Leluhur, Karnaval Desa Penanggal Meriahkan HUT ke-81 RI
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Karnaval Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, berlangsung meriah pada Senin (17/8/2026) mulai pukul 14.00 WIB.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), panitia, serta masyarakat.
Antusiasme warga terlihat sejak peserta dan penonton memadati lokasi kegiatan.
Sebanyak 31 peserta mengikuti karnaval yang terdiri dari enam lembaga dan 25 peserta umum. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Kepala Desa Penanggal, Cik Ono.
Karnaval yang digelar setiap tanggal 17 Agustus tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi telah menjadi tradisi yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Penanggal.
- Advertisement -
Kepala Desa Penanggal, Cik Ono, mengatakan tahun ini terdapat 31 peserta yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Untuk karnaval tahun ini, pesertanya ada 31 peserta, terdiri dari enam lembaga dan 25 peserta umum,” ujar Cik Ono.
Ia menjelaskan, pemilihan tanggal 17 sebagai waktu pelaksanaan karnaval merupakan tradisi leluhur yang hingga kini terus dipertahankan.
- Advertisement -
“Ini sudah menjadi warisan dari para leluhur kami. Setiap mengadakan karnaval di Desa Penanggal, dilaksanakan tanggal 17,” jelasnya.
Seluruh peserta berkumpul di lapangan sebelah utara, sedangkan titik pemberangkatan berada di depan Balai Desa. Dari lokasi tersebut, peserta menempuh rute sekitar dua kilometer hingga garis finis.
Dalam pelaksanaannya, sebagian besar peserta menggunakan sound horeg, sementara sekitar enam peserta tidak menggunakannya.
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, panitia bersama pemerintah desa melakukan pengaturan di sepanjang jalur karnaval.
“Bersama ketua panitia kami akan memberikan arahan untuk keamanan jalan,” kata Cik Ono.
Panitia juga menyiapkan apresiasi bagi peserta terbaik dalam dua kategori, yakni kategori umum dan lembaga.
Jumlah kategori tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang memiliki tiga kategori karena saat itu peserta dari TK dan PAUD turut berpartisipasi.
“Tahun kemarin ada tiga kategori karena lembaga TK dan PAUD ikut. Tahun ini TK dan PAUD tidak mengikuti, jadi hanya ada dua kategori,” terangnya.
Cik Ono berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman serta menjadi hiburan bagi masyarakat Desa Penanggal maupun warga dari desa lain yang datang menyaksikan.
Ia juga mengimbau seluruh peserta dan penonton untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung agar kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI dapat dinikmati bersama.

Sementara itu, Camat Candipuro, Shela Fazri, S.STP., M.M., mengatakan karnaval Desa Penanggal setiap 17 Agustus memang telah menjadi tradisi masyarakat yang berlangsung secara turun-temurun.
“Untuk kegiatan karnaval di Desa Penanggal itu memang sudah menjadi tradisi setiap tanggal 17. Dari penyampaian kepala desa dan warga, memang sudah turun-temurun dan tujuannya untuk benar-benar memperingati kemerdekaan,” ujar Shela.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan keguyuban, kekompakan, dan solidaritas masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan.
“Alhamdulillah, ini juga sebagai bentuk keguyuban dan soliditas warga secara kompak untuk bisa menyelenggarakan acara ini,” katanya.
Shela berharap pelaksanaan karnaval pada tahun-tahun mendatang dapat semakin meriah tanpa meninggalkan tradisi, nilai, serta norma yang berlaku di tengah masyarakat.
“Harapan kami kegiatan ini bisa berlangsung lebih gegap dan lebih meriah, tetapi tentunya tetap memperhatikan tradisi, nilai-nilai dan norma yang ada di masyarakat, serta mengembangkan kelestarian budaya yang ada di Desa Penanggal,” pungkasnya.***
(Kib)



