PT Agrinas Palma Butuh 2.500 Pemanen Sawit, Rekrut Warga Lumajang Lewat Kepala Desa
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) membuka peluang kerja bagi masyarakat Kabupaten Lumajang dengan kebutuhan lebih dari 2.500 tenaga pemanen kelapa sawit.
Rekrutmen tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Darat (AD), pemerintah daerah, serta pemerintah desa untuk menjaring warga yang membutuhkan pekerjaan.
Kegiatan sosialisasi rekrutmen tenaga kerja panen tersebut digelar di Aula Pendopo Kabupaten Lumajang. Acara dihadiri jajaran Kodim Lumajang, Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Subechan, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang, seluruh kepala desa, serta jajaran terkait.
Perwakilan PT Agrinas Palma Nusantara, Muhammad Bayu Haritomo, menjelaskan bahwa perusahaan membutuhkan sekitar 4.000 tenaga pemanen untuk mengelola lahan perkebunan sawit seluas 80 ribu hektare. Namun, hingga saat ini tenaga kerja yang tersedia baru sekitar 1.500 orang.
“Luas lahan yang ada sekitar 80 ribu hektare. Pemanen yang dibutuhkan 4.000 orang, sedangkan sekarang baru tersedia 1.500 orang. Jadi masih ada kekurangan lebih dari 2.500 tenaga pemanen,” ungkap Haritomo.
Menurutnya, perusahaan sebelumnya menargetkan perekrutan 1.000 tenaga kerja hingga Desember 2025. Selanjutnya, pemenuhan kebutuhan tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap sampai mencapai target 4.000 orang.
Dalam pelaksanaannya, PT Agrinas menggandeng TNI AD melalui koordinasi dengan Kodim. Mekanisme tersebut ditindaklanjuti dengan melibatkan pemerintah desa dan Babinsa agar informasi lowongan dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
Haritomo berharap kepala desa dapat menyosialisasikan kesempatan kerja tersebut kepada warganya, khususnya masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
“Kami berharap kepala desa menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Pemerintah juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu mengurangi pengangguran,” jelasnya.
Warga yang berminat cukup melapor kepada kepala desa masing-masing. Selanjutnya, data calon pekerja akan dihimpun dan dikoordinasikan melalui grup WhatsApp khusus wilayah Lumajang.
“Kalau ada yang berminat, silakan melapor kepada kepala desa. Mau lima, tujuh, atau sepuluh orang akan kami himpun. Nanti cukup mengirimkan fotokopi KTP untuk pendataan,” terangnya.
Persyaratan yang ditetapkan perusahaan juga relatif sederhana. Calon pekerja cukup memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK), tanpa diwajibkan melampirkan ijazah. Adapun batas usia pendaftar mulai 18 hingga 45 tahun.
Selain membuka kesempatan kerja, perusahaan juga menyampaikan sejumlah fasilitas dan hak pekerja sesuai ketentuan ketenagakerjaan.
Haritomo menyebutkan, pekerja akan mendapatkan dukungan BPJS Ketenagakerjaan, tunjangan hari raya (THR), serta bonus setelah bekerja selama satu tahun.
Bahkan, perusahaan menyiapkan tambahan bonus kedisiplinan sebesar Rp500 ribu bagi pekerja yang memenuhi ketentuan kehadiran selama satu bulan tanpa absen.
“BPJS Ketenagakerjaan, THR, dan bonus setelah bekerja satu tahun akan diberikan. Ada juga bonus kedisiplinan sebesar Rp500 ribu apabila dalam satu bulan pekerja hadir terus dan tidak bolos,” paparnya.
Ia menambahkan, sosialisasi rekrutmen menyasar sejumlah daerah di wilayah Kodam V/Brawijaya. Sebelum ke Lumajang, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Probolinggo dan Pasuruan. Selanjutnya, sosialisasi dijadwalkan menyasar Jember, Trenggalek, Kediri, dan Tulungagung.
Meski demikian, kesempatan tersebut tidak hanya terbuka bagi warga Jawa Timur. Perusahaan juga menerima calon pekerja dari berbagai daerah di Indonesia.
Disnaker Lumajang Sambut Positif Kepala Disnaker Kabupaten Lumajang, Subechan, menyambut positif pembukaan rekrutmen tersebut. Menurutnya, kesempatan ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan, terutama karena perusahaan tidak mensyaratkan ijazah maupun modal awal untuk mendaftar.
“Pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Haritomo terkait rekrutmen PT Agrinas ini. Karena merupakan perusahaan berbasis BUMN, kami berharap ketentuan perundang-undangan mengenai kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja dapat dipatuhi,” kata Subechan.
Ia berharap masyarakat Lumajang memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan perusahaan.
“Harapan kami masyarakat Lumajang bisa ikut dalam program ini. Ini kesempatan kerja tanpa harus memiliki ijazah. Yang penting usia 18 sampai 45 tahun dan memiliki kemauan untuk bekerja keras,” pungkasnya.
Melalui keterlibatan kepala desa, Babinsa, dan Disnaker, rekrutmen ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja di Lumajang sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tenaga pemanen PT Agrinas Palma Nusantara. ***(Kib).




