Polisi Pantau Kondisi Petani, Pastikan Kebutuhan Pertanian di Desa Pulo Terjaga
Lumajang ,(Jatim Rasionews.com), Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Lumajang melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Pulo, Polsek Tempeh, Brigadir Guntur Achmad Firdaus, S.H., menyambangi kawasan pertanian di Dusun Wringincilik, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung sekaligus menyerap informasi dari petani mengenai berbagai kebutuhan selama proses budidaya.
Dalam kesempatan itu, Brigadir Guntur berdialog dengan petani Agus Wiyono terkait kondisi tanaman dan ketersediaan sarana produksi pertanian.
Selain memantau lahan, komunikasi dengan petani juga diarahkan untuk mengetahui kemungkinan munculnya kendala, khususnya berkaitan dengan pupuk, obat-obatan pertanian, serta peralatan yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan bercocok tanam.
- Advertisement -
Informasi yang diperoleh dari lapangan menjadi bahan untuk dilakukan koordinasi dengan pihak terkait. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berpotensi menghambat kegiatan pertanian diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera mendapatkan penanganan.

Kapolsek Tempeh AKP Syamsul Arifin, S.Pd., mengatakan keterlibatan personel di sektor pertanian merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap agenda ketahanan pangan pemerintah.
- Advertisement -
“Anggota kami terus didorong untuk hadir di tengah masyarakat, termasuk para petani. Dari kegiatan seperti ini, kami bisa mengetahui langsung kondisi dan kebutuhan yang ada di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi secara rutin dengan petani juga penting untuk membangun koordinasi sehingga setiap persoalan tidak berkembang menjadi kendala yang lebih besar.
“Kami berharap komunikasi yang terjalin dapat membantu mempercepat penyampaian informasi apabila terdapat kendala dalam proses pertanian,” katanya.
Pihak kepolisian selanjutnya akan berkoordinasi dengan instansi berwenang apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran aktivitas petani sekaligus mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempeh.***
(Kib)



