Jatim.Rasionews.com|Banyuwangi, Seorang pengendara sepeda motor yang melintas di lampu merah kawasan Patung Kuda, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, diberhentikan bukan untuk ditilang, melainkan untuk diberi edukasi keselamatan Hari Sabtu,(tanggal 25-04_2026).
Pengendara tersebut dihentikan karena petugas melihat adanya seorang anak yang duduk didepan ayahnya, yang dikategorikan sangat membahayakan, Petugas kemudian memberikan imbauan persuasif agar posisi anak dipindahkan ke tempat yang lebih aman, yakni dibonceng di belakang atau di antara kedua orang tuanya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meminimalkan risiko cedera saat berkendara.
“Pendekatan yang kami lakukan adalah edukatif. Kami hanya mengingatkan agar anak ditempatkan di posisi aman,” ujar Aiptu Fakih,.S.H. Ps Kasubnit 1 Unit Turjawali Satuan Lantas Polresta Banyuwangi.
Alih-alih memberikan sanksi, petugas justru mengapresiasi sikap koperatif pengendara. Sebagai bentuk penghargaan simbolis, pemberian coklat diberikan petugas kepada anak yang tertib tetap mengunakan helm. Hadiah sederhana itu menjadi pesan bahwa keselamatan di jalan adalah hal penting yang patut dijaga bersama.
Menurut Aiptu Fakih,.S.H. Ps Kasubnit 1Unit Turjawali Satuan Lantas Polresta Banyuwangi, pendekatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui cara yang lebih humanis. Tidak hanya penindakan, tetapi juga edukasi dan apresiasi dinilai efektif menumbuhkan kesadaran masyarakat.
“Keselamatan dimulai dari diri sendiri. Jika satu orang memberi contoh baik, maka yang lain akan mengikuti,”.
- Advertisement -
“Momen sederhana tersebut menjadi pengingat bahwa langkah kecil di jalan raya dapat membawa dampak besar, tidak hanya bagi keselamatan keluarga, tetapi juga bagi terciptanya budaya berkendara yang lebih tertib dan aman,” Jelas Aiptu Fakih,. S.H Ps Kasubnit 1Unit Turjawali Satuan Lantas Polresta Banyuwangi.
Pewarta: Supartono.




