Kepala Dishub Lumajang Sampaikan Selamat Hari Tani Nasional 2026.
Lumajang,( Jatim Rasionews.com) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, Drs. Rasmin, menyampaikan ucapan selamat Hari Tani Nasional 2026 yang diperingati setiap 24 September.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh petani, khususnya para petani di Kabupaten Lumajang yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan.
Dalam momentum tersebut, Rasmin mengusung pesan, “Kita Wujudkan Swasembada Pangan menuju Kemandirian Pangan untuk Kesejahteraan Nyata Petani.”
Menurut Rasmin, Hari Tani Nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali besarnya peran petani sebagai bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
“Petani adalah tulang punggung kedaulatan bangsa. Tanpa kerja keras petani di sawah, tidak ada ketahanan pangan. Selamat Hari Tani Nasional 2026. Mari kita wujudkan swasembada pangan menuju kemandirian pangan untuk kesejahteraan nyata petani,” ujar Rasmin, Kamis (24/9/2026).
Ia mengatakan, upaya mewujudkan swasembada dan kemandirian pangan membutuhkan dukungan dari berbagai sektor, termasuk sektor transportasi dan konektivitas.
Sebagai instansi yang menangani bidang perhubungan, Dishub Lumajang memiliki peran dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil pertanian dari wilayah sentra produksi menuju pusat perdagangan dan pasar.
“Kami di Dinas Perhubungan tentu memiliki peran dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian. Akses dan konektivitas dari sentra pertanian menuju pasar harus berjalan aman, lancar dan efisien,” katanya.
Rasmin menambahkan, kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting agar hasil pertanian dapat tersalurkan dengan baik.
Karena itu, dukungan terhadap infrastruktur dan sistem transportasi perlu terus diperhatikan agar aktivitas petani dan distribusi komoditas pertanian tidak mengalami hambatan.
Menurutnya, semangat Hari Tani Nasional juga harus menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Berbagai kebutuhan petani, mulai dari kepastian harga hasil panen, ketersediaan pupuk, hingga dukungan terhadap modernisasi alat pertanian, perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
“Harapannya, kesejahteraan petani tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar bisa diwujudkan. Semua pihak harus memberikan dukungan agar petani dapat bekerja dengan baik dan hasil pertaniannya bisa terserap serta terdistribusi dengan lancar,” tuturnya.
Ia berharap peringatan Hari Tani Nasional 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, petani dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sektor pertanian.
“Semoga para petani semakin sejahtera dan sektor pertanian semakin maju. Dengan kerja bersama, kita bisa mendukung terwujudnya swasembada pangan menuju kemandirian pangan,” pungkas Rasmin.**(Kib)




