Karnaval Pawai Budaya Nusantara Warnai HUT ke-81 RI di Desa Babakan, Angkat Tradisi dan Budaya
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Pemerintah Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, menggelar Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (12/9/2026).
Mengusung tema “Karnaval Budaya Nusantara, Merawat Tradisi, Menghidupkan Budaya”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, kekompakan, persatuan dan kesatuan masyarakat.
Karnaval diikuti 16 peserta, terdiri dari 15 peserta Desa Babakan dan satu peserta dari Desa Klanting.
Peserta diberangkatkan dari depan Kantor KDMP Desa Babakan dan finis di depan rumah perangkat desa.
Kegiatan turut dihadiri Camat Padang Jamak, jajaran Polsek dan Koramil, serta panitia. Sebelum pemberangkatan, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Dilanjutkan pelepasan balon dan pemotongan pita serta meriahkan hari ulang tahun Azizah istri dari kades Babakan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan beragam tampilan budaya dan kesenian hingga rangkaian kegiatan ditutup dengan pesta kembang api.
Kepala Desa Babakan,Mochamad Rifal Andrianto mengatakan tema budaya dipilih untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia, khususnya kepada generasi muda.
“Tema yang kami angkat adalah Karnaval Budaya Nusantara, Merawat Tradisi, Menghidupkan Budaya. Jadi karnaval tahun ini bukan semata-mata untuk hiburan, tetapi menjadi momentum meningkatkan tali silaturahmi, kekompakan, persatuan dan kesatuan, serta perdamaian,” ujar Rifal.
Menurutnya, keberagaman budaya ditampilkan melalui berbagai tarian dan kesenian. Mayoritas peserta mengangkat budaya Jawa, termasuk nuansa kerajaan dan kesenian tradisional.
“Budaya-budaya yang ada di Indonesia diaplikasikan dalam bentuk tarian. Dari situ penonton bisa mulai mengerti dan memahami bahwa budaya di Indonesia itu beragam,” jelasnya.

“Semua peserta harus berpakaian sopan dan rapi. Ketika waktunya salat, sound harus dimatikan saat kumandang azan dan menunggu sampai selesai salat,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Desa Babakan memberikan uang partisipasi sebesar Rp1 juta kepada masing-masing peserta, disertai trofi.
“Ini sebagai apresiasi kepada tiap peserta atas semangat dan kekompakannya. Mudah-mudahan bantuan tersebut bermanfaat dan bisa membangkitkan semangat masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval Budaya Nusantara Desa Babakan 2026, Rahmat Hidayat, mengatakan antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut cukup tinggi.
“Pesertanya terdiri dari 16 peserta, satu dari Desa Klanting dan 15 dari Desa Babakan. Partisipasi masyarakat sangat besar. Mereka bahkan rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Ini memang atas keinginan masyarakat sendiri,” kata Rahmat.
Rahmat berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang.
“Harapan kami, untuk tahun-tahun berikutnya bisa lebih spektakuler dan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Camat Padang, Jamak Nurwanto mengapresiasi pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara di Desa Babakan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan kekompakan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kegiatan ini menunjukkan Desa Babakan selalu kompak dan tertib. Karnaval ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.**(Kib)




