Jelang Maulid Nabi, Belanja Buah dan Ayam di Lumajang Makin Mahal
Lumajang,( Rasionews.com) Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah turut memengaruhi harga sejumlah komoditas di pasar tradisional Kabupaten Lumajang.
Tingginya kebutuhan masyarakat untuk kegiatan Maulidan membuat harga buah-buahan dan ayam potong mengalami kenaikan.
Pantauan di Pasar Randuagung, Senin (24/8/2026), harga buah-buahan naik sekitar 20 hingga 35 persen dibandingkan hari biasa. Apel, jeruk, dan anggur menjadi komoditas yang mengalami kenaikan cukup menonjol.
Meningkatnya permintaan tersebut berkaitan dengan tradisi masyarakat yang menyiapkan buah sebagai buah tangan maupun berkat untuk dibagikan dalam kegiatan selamatan,masjid, dan musholla.
Rina (42), pedagang buah di Pasar Randuagung, mengatakan kenaikan harga sudah terasa sejak dua hari sebelum Maulid Nabi.
- Advertisement -
“Harga naik sejak H-2 Maulid. Apel yang biasanya Rp38 ribu per kilo sekarang jadi Rp42 ribu,” ujar Rina.
Meski harga mengalami kenaikan, menurutnya jumlah pembeli tetap tinggi. Bahkan, masyarakat cenderung membeli buah dalam jumlah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan acara Maulidan.
“Pembeli tetap ramai, meski protes mahal. Karena butuh untuk acara Maulid di rumah dan di masjid. Mereka beli tidak seperti biasa, langsung 3 sampai 5 kilo,” jelasnya.
- Advertisement -
Berbeda dengan buah-buahan, harga sejumlah komoditas sayur-mayur masih relatif stabil. Cabai rawit, tomat, sawi, dan kol belum mengalami kenaikan.
Sunardi (50), pedagang sayur di Pasar Randuagung, menyebut harga sayuran masih normal.
“Kalau sayur malah stabil. Cabai rawit masih Rp70 ribu per kg, tomat Rp5 ribu per kg. Tidak ada kenaikan,” kata Sunardi.
Kenaikan harga buah juga dirasakan konsumen. Sulastri, warga Kecamatan Randuagung, mengaku harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli apel sebagai bagian dari berkat Maulid.
“Ya kaget, biasanya beli apel 2 kilo cukup Rp50 ribu, sekarang Rp70 ribu. Tapi mau bagaimana lagi, sudah tradisi tiap Maulid harus ada buah untuk berkat,” ujarnya.
Tak hanya buah, harga ayam potong juga ikut mengalami kenaikan. Nayati (56), pedagang ayam di pasar tersebut, mengatakan harga ayam meningkat cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
“Hari biasa Rp35 ribu per kg, hari Maulid Nabi melonjak jadi Rp 42 ribu per kg,” pungkasnya.
Kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut diperkirakan berkaitan dengan meningkatnya permintaan masyarakat selama momentum Maulid Nabi.
Sementara itu, harga sayur masih bertahan stabil di tengah meningkatnya aktivitas belanja warga.***
(Kib)



