Hari Kesaktian Pancasila, Bunda Indah Tekankan Pentingnya Persatuan dan Sejarah Bangsa
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Pemerintah Kabupaten Lumajang memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 melalui upacara di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Kamis (1/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lumajang Indah Amperawati, Dandim 0821 Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Oktaviani, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia.
Bupati Lumajang Indah Amperawati yang akrab disapa Bunda Indah mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila penting menjadi pengingat, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), agar memahami sejarah bangsa.
Menurutnya, sejarah bangsa dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus memberikan keteladanan dalam menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini penting agar para ASN memahami sejarah bangsa. Dari sejarah tersebut, kita mendapatkan inspirasi dan keteladanan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting untuk melindungi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Bunda Indah.
Ia menambahkan, semangat persatuan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut dinilai penting karena masyarakat Indonesia memiliki keberagaman latar belakang, mulai dari suku, agama, budaya hingga pandangan yang berbeda.
“Pancasila mengajarkan kepada kita untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman. Karena dengan persatuan dan kesatuan, kita dapat bersama-sama menjaga keutuhan bangsa serta membangun Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tambahnya.
Bunda Indah juga mengajak seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Lumajang menjadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila sebagai sarana memperkuat semangat kebangsaan.
Selain itu, semangat gotong royong dan kerukunan di tengah masyarakat juga perlu terus dijaga sebagai bagian dari upaya mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
Menurutnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan.
Dengan memperkuat semangat kebangsaan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.**(Kib)




