Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Senduro Dampingi Petani Panen Jagung
Lumajang ,Jatim Rasionews.com| Semangat gotong royong sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Senduro, Polres Lumajang.
Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Senduro, Brigadir Andi Pradana, turun langsung mendampingi warga saat melaksanakan panen bibit jagung manis di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui peran Polri sebagai penggerak ketahanan pangan.
Brigadir Andi Pradana mengatakan, kegiatan dilakukan dengan memanen bibit jagung manis sekaligus melakukan pengecekan pekarangan pangan bergizi milik Abdul Rofiq, warga Desa Senduro.
Lahan yang dimanfaatkan untuk budidaya jagung tersebut memiliki luas sekitar 0,35 hektare.
- Advertisement -
“Kami melakukan pendampingan kepada petani sekaligus mengecek perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan,” kata Brigadir Andi Pradana.
Menurutnya, pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan saat masa tanam, tetapi juga ketika tanaman memasuki masa panen.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan lahan pertanian tetap produktif dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
- Advertisement -
Setelah proses panen bibit jagung manis, Brigadir Andi juga mengimbau petani agar segera memanfaatkan kembali lahan tersebut dengan menanam komoditas pangan seperti jagung maupun padi.
“Kami mengimbau setelah panen agar lahan kembali ditanami jagung atau padi. Dengan begitu, produktivitas lahan tetap terjaga dan dapat ikut mendukung swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Polri Didorong Jadi Penggerak Ketahanan Pangan Kapolsek Senduro AKP Wahono Pudji Santoso mengatakan, keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam mendukung program ketahanan pangan,” kata Wahono.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan pertanian secara berkelanjutan perlu terus didorong. Setelah panen, petani diharapkan tidak membiarkan lahan kosong terlalu lama sehingga dapat kembali menghasilkan komoditas pangan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Lahan yang sudah dipanen bisa segera dimanfaatkan kembali untuk penanaman jagung atau padi,” katanya.
Wahono menyebut, pendampingan tersebut juga menjadi sarana bagi anggota Polri untuk membangun komunikasi dengan petani sekaligus mengetahui secara langsung berbagai kondisi yang dihadapi masyarakat di sektor pertanian.
“Kami akan terus mendukung para petani dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga ketahanan pangan, sehingga program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(Rokib)



