Atlet Lumajang Harumkan Nama Indonesia di Asian Games, Bunda Indah Beri Apresiasi
Lumajang,( Jatim Rasionews.com) Prestasi olahraga internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Lumajang. Empat insan olahraga asal daerah Lumajang mendapat sambutan hangat setelah turut berjuang membawa nama Indonesia dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang.
Penyambutan berlangsung pada Jumat (9/10/2026), dengan rute dari Museum Daerah menuju Pendopo Arya Wiraraja. Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma atau Mas Yudha, hadir memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet dan pelatih.
Mengusung semangat “Bangga Berjuang, Mengharumkan Nama Lumajang dan Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi insan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat internasional.
Empat insan olahraga yang menjadi kebanggaan Lumajang tersebut yakni Saiful Rijal dari cabang sepak takraw, Feri Yudoyono dan Zaenal Fanani dari cabang balap sepeda, serta Fathur Rahman yang berkontribusi sebagai pelatih gulat.
Dari kompetisi tersebut, Saiful Rijal berhasil menyumbangkan medali perak pada nomor kuadran putra dan medali perunggu pada nomor beregu putra.
Sementara itu, Feri Yudoyono meraih medali perunggu pada nomor Men’s Cross Country atau balap sepeda gunung.
Adapun Zaenal Fanani berhasil menempati peringkat keenam pada nomor yang sama. Sementara Fathur Rahman turut mengambil bagian dalam perjuangan olahraga Indonesia melalui perannya mendampingi atlet sebagai pelatih gulat.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Di balik hasil yang diraih, terdapat proses latihan panjang, kedisiplinan, pengorbanan, serta komitmen untuk memberikan kemampuan terbaik saat menghadapi persaingan di level internasional.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang dalam kompetisi internasional. Menurutnya, keberhasilan mereka tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan daerah, tetapi juga membawa nama Indonesia di hadapan dunia.
Bunda Indah menilai perjuangan para insan olahraga tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Lumajang untuk terus mengembangkan kemampuan, berani berkompetisi, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Setiap atlet memiliki perjuangan dan proses yang tidak mudah. Kami bangga atas dedikasi mereka yang telah membawa nama Lumajang dan Indonesia ke ajang internasional. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda untuk terus berlatih dan berani meraih prestasi,” ujar Bunda Indah.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi pembinaan olahraga di Kabupaten Lumajang. Potensi atlet daerah, menurutnya, perlu terus dikembangkan agar semakin banyak putra-putri Lumajang yang mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai kejuaraan.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa atlet yang tampil di panggung internasional merupakan bagian penting dari potensi sumber daya manusia daerah yang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan berkelanjutan.
Senada,Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menyampaikan penghargaan kepada para atlet dan pelatih yang telah menunjukkan kerja keras serta dedikasi selama menjalani proses pembinaan dan kompetisi.
Menurut Mas Yudha, keberhasilan dalam olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh hasil akhir atau jumlah medali. Disiplin, konsistensi dalam latihan, semangat menghadapi tantangan, serta dukungan berbagai pihak merupakan bagian penting dalam membangun prestasi.
“Prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses, semangat, dan konsistensi. Semoga perjuangan para atlet dan pelatih ini menginspirasi lebih banyak generasi muda Lumajang untuk menekuni olahraga dan mengembangkan potensi mereka,” tutur Mas Yudha.
Ia berharap pengalaman para atlet yang telah berkompetisi di tingkat internasional dapat menjadi motivasi bagi calon atlet lainnya untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.
Peran pelatih juga dinilai penting dalam perjalanan tersebut. Selain membangun kemampuan teknis, pelatih berperan membentuk kedisiplinan, mental bertanding, dan kesiapan atlet menghadapi tekanan kompetisi.
Penyambutan para insan olahraga tersebut bukan sekadar seremoni penghormatan atas prestasi yang telah diraih. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk membangun semangat bersama dalam memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Lumajang.
Prestasi Saiful Rijal dan Feri Yudoyono melalui raihan medali menjadi catatan membanggakan. Sementara itu, capaian Zaenal Fanani serta kontribusi Fathur Rahman sebagai pelatih memperlihatkan bahwa perjalanan menuju prestasi internasional melibatkan banyak unsur yang saling mendukung.
Keberhasilan seorang atlet tidak dapat dilepaskan dari proses panjang yang melibatkan latihan, pembinaan, pendampingan pelatih, serta dukungan lingkungan sekitar.
Karena itu, keberlanjutan pembinaan menjadi salah satu hal penting agar prestasi serupa dapat terus tumbuh pada masa mendatang.
Lumajang memiliki peluang untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi apabila potensi generasi muda dapat dikenali dan dikembangkan secara konsisten.
Kesempatan berlatih, kompetisi yang berjenjang, serta pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.
Kehadiran atlet dan pelatih Lumajang di ajang internasional menjadi bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kesempatan untuk bersaing di panggung dunia.
Lebih dari sekadar medali, perjuangan mereka membawa pesan tentang kerja keras, keberanian, dan ketekunan dalam meraih cita-cita.
Semangat itulah yang diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda Lumajang, sehingga kebanggaan yang dirasakan hari ini dapat menjadi awal lahirnya prestasi-prestasi berikutnya bagi daerah dan Indonesia.***(Kib)




