Persami Gebyar Unjuk Karya SMK Sunan Kalijaga Tempa Karakter dan Kreativitas 92 Siswa Baru
Lumajang, Jatim Rasionews.com| SMK Sunan Kalijaga Randuagung, Kabupaten Lumajang, menggelar Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) bertajuk Gebyar Unjuk Karya sebagai bagian dari pembinaan karakter sekaligus pengembangan kreativitas bagi peserta didik baru, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 92 siswa baru dari empat program keahlian, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV), Desain Busana, Layanan Perbankan (LPB), dan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP).
Seluruh peserta dibagi menjadi 11 kelompok yang tergabung dalam Gugus Depan Aryawiratama dan Ratu Mas Cempaka.
Berbagai kegiatan digelar selama Persami berlangsung, mulai dari pembinaan kepramukaan, jelajah medan, api unggun, lomba yel-yel, hingga Gebyar Unjuk Karya yang menjadi wadah bagi para siswa menampilkan kreativitas dan bakat sesuai kompetensi masing-masing.
Kepala SMK Sunan Kalijaga, Uswatun Hasanah, M.Pd.I., mengatakan Persami menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mengembangkan potensi diri.
- Advertisement -
“Melalui kegiatan Persami Gebyar Unjuk Karya ini kami ingin membangun karakter peserta didik baru agar memiliki jiwa disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam tim. Siswa juga kami tuntut untuk berani menampilkan kreativitasnya melalui berbagai perlombaan yang telah disiapkan panitia,” ujar Uswatun Hasanah.
Ia menjelaskan, sebanyak 92 siswa baru dibagi ke dalam 11 kelompok yang berada di bawah Gugus Depan Aryawiraratama dan Ratu MasCempaka.

- Advertisement -
“Mereka berasal dari empat jurusan, yaitu Desain Komunikasi Visual, Desain Busana, Perbankan, dan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian. Harapan kami, melalui kegiatan ini para siswa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, saling mengenal antarteman, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka SMK Sunan Kalijaga, Dewi Rahmawati, S.Pd., menjelaskan rangkaian kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB dengan jelajah medan sejauh kurang lebih empat kilometer di wilayah Tunjung.
“Jelajah medan menjadi salah satu kegiatan utama untuk melatih ketahanan fisik, kekompakan, kepemimpinan, serta kemampuan peserta dalam bekerja sama menyelesaikan setiap tantangan yang diberikan selama perjalanan,” jelas Dewi Rahmawati.
Memasuki malam hari, tepat pukul 20.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan upacara api unggun yang menjadi simbol semangat persaudaraan dalam kepramukaan. Setelah itu, seluruh kelompok mengikuti lomba unjuk karya dan yel-yel yang menampilkan kreativitas, kekompakan, serta kemampuan komunikasi masing-masing regu.

“Kegiatan api unggun, lomba unjuk karya, dan yel-yel kami kemas agar siswa memiliki keberanian tampil di depan umum, percaya diri, serta mampu mengekspresikan ide-ide kreatif bersama kelompoknya. Nilai yang kami tekankan bukan hanya menang dalam perlombaan, tetapi bagaimana mereka belajar saling menghargai, bekerja sama, dan membangun rasa tanggung jawab,” pungkasnya.
Ketua Panitia yang juga Dewa Ambalan SMK Sunan Kalijaga menambahkan, Persami Gebyar Unjuk Karya dirancang agar menjadi pengalaman pertama yang berkesan bagi seluruh peserta didik baru.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Persami ini bukan hanya tentang berkemah, tetapi menjadi momentum membangun persaudaraan, melatih kepemimpinan, serta menumbuhkan rasa percaya diri agar siap menjadi bagian dari keluarga besar SMK Sunan Kalijaga,” ungkap panitia.
Melalui kegiatan Persami Gebyar Unjuk Karya tersebut, SMK Sunan Kalijaga berharap para siswa baru tidak hanya memiliki kemampuan akademik sesuai jurusannya, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, kreatif, serta siap menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
(Rokib)



