Balita Ditemukan Meninggal di Sungai Curah Menjangan, Polisi Lakukan Penyelidikan
LUMAJANG, Jatim Rasionews.com | Seorang anak perempuan berusia enam tahun ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Curah Menjangan, Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (22/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Korban diketahui berinisial AFW (6), warga Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi berinisial AK yang bekerja sebagai karyawan toko di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu saksi mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena ada seorang anak yang terhanyut di aliran sungai. Mendengar teriakan tersebut, saksi segera berlari menuju lokasi dan berusaha memberikan bantuan.
Sesampainya di lokasi, saksi bersama warga berhasil mengangkat korban dari aliran sungai. Namun saat dievakuasi, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian meminta bantuan kepada seorang pengendara mobil yang melintas untuk membawa korban ke Puskesmas Sukodono.
Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
- Advertisement -
“Anggota langsung mendatangi TKP setelah menerima informasi terkait adanya penemuan seorang anak yang diduga terhanyut di aliran Sungai Curah Menjangan, Desa Selokbesuki, Kecamatan Sukodono,” kata Ipda Suprapto.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban berhasil dievakuasi dari sungai oleh warga yang berupaya memberikan pertolongan.
“Saksi yang berada di sekitar lokasi mendengar teriakan meminta tolong karena ada anak yang terhanyut. Korban kemudian diangkat dari sungai, namun saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
- Advertisement -
Setelah dilakukan evakuasi, lanjut Ipda Suprapto, korban segera dibawa ke Puskesmas Sukodono untuk penanganan lebih lanjut.
“Petugas telah melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan para saksi, hingga melakukan pendataan terhadap korban. Kami masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian ini,” ujarnya.
Ipda Suprapto juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar sungai maupun saluran air.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat agar selalu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di sekitar sungai, guna mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
(Rokib)




