Warga Yosowilangun Kidul yang Hilang Terbawa Arus Sungai Bondoyudo Ditemukan Meninggal
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Warga hilang yang diduga tenggelam di Sungai Bondoyudo, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, akhirnya ditemukan meninggal dunia, Jumat (6/11/2026).
Korban diketahui bernama Sumantri (34), buruh tani warga Dusun Kebonan RT 03 RW 07, Desa Yosowilangun Kidul. Korban sebelumnya dilaporkan hilang dari rumah pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Jarak rumah korban dengan Sungai Bondoyudo hanya sekitar 50 meter.
Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, pencarian dilakukan sejak pagi oleh tim aju BPBD bersama warga, perangkat desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
“Pagi jam 7, tim kami bersama warga sudah melakukan penyisiran awal dari titik diduga jatuhnya korban hingga ke muara Sungai Bondoyudo di Desa Wotgalih. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan,” ujar Isnugroho saat dikonfirmasi, Jumat.
Isnugroho menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh dua warga bernama Heru dan Bogel sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu keduanya melihat benda mengapung di tengah sungai dan mengeluarkan bau menyengat.
“Setelah dicek dengan berenang ke tengah sungai, ternyata jenazah. Posisi penemuan berada di bawah Jembatan JLS Dusun Meleman, Desa Wotgalih. Setelah dikenali, ternyata korban yang hilang kemarin,” jelasnya.
Laporan penemuan langsung diteruskan ke Kepala Dusun, Kepala Desa, BPBD, Polsek dan Babinsa. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Tim tiba di lokasi jam 09.30 WIB dan langsung melakukan evakuasi bersama Polsek, Babinsa, dan perangkat desa. Proses berjalan lancar,” tambah Isnugroho.
Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang menggunakan ambulans Puskesmas Yosowilangun Nopol N 9282 YP untuk dilakukan autopsi atas permintaan keluarga.
Diketahui, saat dilaporkan hilang, barang-barang milik korban seperti sandal, dompet, dan baju masih berada di rumahnya.
Isnugroho mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim penghujan.
“Kami minta warga lebih waspada, apalagi yang rumahnya dekat sungai. Jika ada kejadian kebencanaan, segera lapor ke perangkat desa atau langsung ke BPBD Lumajang,” pungkasnya.
Pencarian dan evakuasi melibatkan BPBD Lumajang, Kepala Desa Yosowilangun dan perangkat, Babinsa Yosowilangun Kidul, Polsek Yosowilangun, Puskesmas Yosowilangun, dan Bankom 737 Yosowilangun.**(Kib)




