Pedagang Alun-Alun Lumajang Diajak Terapkan Budaya Bersih demi Kenyamanan Pengunjung
LUMAJANG,Jatim Rasionews.com| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang mengajak seluruh pedagang di kawasan Alun-Alun Lumajang untuk membangun budaya peduli kebersihan sebagai upaya menjaga ruang publik tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui sosialisasi yang digelar kepada para pedagang, DLH mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri. Setiap pedagang diimbau membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, cikrak, dan kantong sampah (trash bag), membersihkan area berjualan setelah selesai beraktivitas, serta membuang sampah ke tempat sampah portabel yang telah disediakan.
Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh aktivitas perdagangan di kawasan Alun-Alun, termasuk saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) maupun Car Free Night (CFN). Pada kegiatan tersebut, pedagang diperbolehkan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB dengan tetap berkewajiban menjaga kebersihan area usahanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Hertutik, menegaskan bahwa menjaga kebersihan Alun-Alun merupakan tanggung jawab bersama, sehingga tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Dengan membawa peralatan kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta membersihkan area jualan setelah selesai beraktivitas, para pedagang telah berkontribusi menjaga Alun-Alun Lumajang tetap bersih, tertib, dan nyaman,” ujar Hertutik, Kamis (23/7/2026).
- Advertisement -
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membersihkan lapak sebelum meninggalkan lokasi akan memberikan dampak besar terhadap kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan Alun-Alun sebagai tempat berkumpul, berolahraga, berekreasi, maupun beraktivitas ekonomi.
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih tidak hanya meningkatkan kualitas ruang publik, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung dan berdampak positif terhadap aktivitas usaha para pedagang.
Melalui sosialisasi tersebut, DLH Kabupaten Lumajang berharap kesadaran menjaga kebersihan dapat menjadi budaya yang melekat di kalangan pedagang. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Alun-Alun Lumajang diharapkan terus menjadi ruang publik yang bersih, tertata, sehat, dan nyaman untuk dinikmati seluruh warga.
- Advertisement -
(Rokib)




