Jatim Rasionews.com|BANYUWANGI — Ketua Ormas Macan Asia Indonesia, Slamet Hariyadi, melontarkan kritik keras terhadap maraknya aktivitas tambang galian C di wilayah Banyuwangi yang diduga tidak mengantongi tahapan perizinan lengkap.
Menurutnya, banyak kegiatan pertambangan tetap bebas beroperasi meski disinyalir melanggar aturan administrasi dan berpotensi merusak kawasan cagar alam. Ia mempertanyakan sikap aparat penegak hukum, khususnya Polresta Banyuwangi, yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas berupa penertiban atau penutupan. Jumat 20/02/2026
“Kerusakan lingkungan sudah nyata. Namun penindakan belum terlihat. Ada kesan hukum tumpul ke atas, runcing ke bawah,” tegasnya.
- Advertisement -
Slamet menegaskan, jika pembiaran terus terjadi, dampak ekologis dan sosial akan semakin meluas. Ia berharap aparat bertindak transparan dan profesional agar Banyuwangi tetap kondusif serta mampu menjaga predikat sebagai daerah maju dan damai.
Kin




