Jaga Mobilitas Warga, Dishub Lumajang Atur Lalin Situasional Di Proyek Pedestrian PB Sudirman
Lumajang, (Jatim Rasionews.com ) Proyek penataan pedestrian di Jalan PB Sudirman Kabupaten Lumajang tidak hanya soal mempercantik trotoar. Di balik pekerjaan fisik, ada tantangan menjaga denyut mobilitas warga agar tetap aman dan lancar.
Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang menerapkan pola pengaturan lalu lintas situasional, menyesuaikan kondisi lapangan dari hari ke hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Rasmin, menjelaskan, PB Sudirman merupakan ruas dengan intensitas kendaraan tinggi. Karena itu, pengaturan tidak bisa dilakukan dengan satu pola tetap.
“Pengaturan kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kami berupaya agar pekerjaan tetap berjalan dan masyarakat masih bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Rasmin kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Menurutnya, petugas Dishub disiagakan untuk memantau langsung arus kendaraan di sekitar lokasi proyek. Fokusnya adalah mencegah penumpukan kendaraan dan memastikan akses warga menuju pusat aktivitas tetap terbuka.
Selain penjagaan personel, Dishub juga memperkuat dengan pemasangan rambu-rambu sementara. Rambu dibuat sederhana dan mudah dipahami agar pengendara dari luar kota pun tidak bingung.
“Kami juga siapkan rambu sementara yang mudah dipahami pengguna jalan. Jadi masyarakat tahu kapan harus pelan, kapan harus ambil jalur alternatif,” imbuhnya.
Rasmin menambahkan, pengaturan ini tidak dikerjakan sendiri. Dishub terus berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lumajang dan kontraktor pelaksana pekerjaan.
Koordinasi ini penting untuk pengambilan keputusan cepat jika terjadi perubahan mendadak di lapangan, seperti mobilisasi alat berat atau penutupan lajur parsial.
Terkait hal itu, Dishub mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di area pekerjaan.
“Kami imbau masyarakat untuk memperhatikan rambu yang terpasang, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan pengaturan yang adaptif dan disiplin pengguna jalan, pembangunan pedestrian dapat berjalan sesuai target tanpa mengorbankan keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Melalui pengaturan yang adaptif dan kepatuhan pengguna jalan, penataan Jalan PB Sudirman diharapkan dapat berlangsung dengan tetap memperhatikan kebutuhan mobilitas masyarakat,” pungkasnya.**(Kib)




