Jatim.Rasionews.com – |Banyuwangi — Antrean panjang kendaraan truk logistik kembali terjadi di jalur menuju penyeberangan Pelabuhan ASDP Ketapang, dijalan situbondo banyuwangi bulusan kecamatan Kalipuro hari Rabo(02-09-2026) pukul 22:04 wib.
dari arah Jalan Situbondo–Banyuwangi, tepatnya kawasan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari FORKOM GAPIBER (Gerakan Aliansi Pengemudi Indonesia Bersatu) Darmawan, bersama Guspri.
Keduanya berharap seluruh sopir kendaraan logistik dapat tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan, khususnya personel kepolisian dari satuan lalu lintas yang melakukan pengaturan arus kendaraan.
“Pimpinan Forkom Gapiber Darmawan dan Guspri mengimbau para sopir agar tidak saling berebut jalur maupun memaksakan diri untuk mendapatkan posisi lebih dahulu”.
“Kami berharap seluruh sopir logistik tetap tertib, sabar, dan mengikuti arahan petugas yang berjaga, khususnya dari pihak kepolisian lalu lintas. Jangan saling berebut karena kondisi seperti ini justru dapat memperkeruh situasi,” ujar Darmawan Pimpinan Forkom Gapiber.
- Advertisement -
Menurut keduanya, persoalan antrean kendaraan logistik yang terjadi saat ini membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak. Mereka berharap stakeholder terkait bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat segera mengambil langkah dan sikap untuk mencari solusi.
“Kehadiran seluruh stakeholder sangat penting. Jangan hanya mengandalkan satu pihak. Semua yang memiliki kewenangan dan kepentingan harus bersama-sama turun ke lapangan agar situasi bisa segera diurai,” ungkapnya Darmawan.
Keterlibatan para stakeholder dinilai penting untuk membantu mengatur situasi dan kondisi yang saat ini masih belum menemukan titik penyelesaian.
- Advertisement -
Dengan koordinasi yang lebih kuat, diharapkan persoalan antrean kendaraan logistik dapat segera menemukan titik terang.
“Pimpinan FORKOM GAPIBER Darmawan dan Guspri, juga menilai komunikasi yang baik antara sopir logistik, petugas kepolisian, pemerintah daerah, stakeholder, serta pihak-pihak terkait lainnya menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan kondusif” Kata Darmawan sebagai Pimpinan Forkom Gapiber.
Selain itu, mereka mengajak seluruh sopir kendaraan logistik untuk tetap menjaga sikap saling menghormati dan tidak mudah terpancing oleh situasi di lapangan.
Seluruh pihak diharapkan mampu menahan diri serta mengutamakan kepentingan bersama.
“Yang paling penting adalah jangan sampai situasi di lapangan membuat kita saling emosi.Semua harus menahan diri dan mengedepankan kepentingan bersama,” tambahnya.
Dengan adanya koordinasi dan pengaturan yang dilakukan secara bersama-sama, aktivitas kendaraan logistik diharapkan dapat kembali berjalan dengan lebih lancar.
Penyelesaian persoalan tersebut juga diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi dapat menghasilkan sistem pengaturan kendaraan yang lebih baik untuk ke depannya.
Darmawan dan Guspri kembali menegaskan bahwa ketertiban merupakan tanggung jawab bersama.
“Karena itu, mereka mengajak seluruh sopir logistik untuk bersabar, mengikuti arahan petugas, serta memberikan ruang kepada pemerintah dan seluruh stakeholder untuk mencari solusi terbaik”.
Mereka optimistis, apabila seluruh pihak mau duduk bersama, turun langsung ke lapangan, serta mengedepankan komunikasi dan kepentingan bersama, kondisi yang saat ini masih mengalami kebuntuan dapat segera diurai dan diselesaikan dengan cara yang baik.
“Harapannya, seluruh pihak dapat bersinergi sehingga aktivitas kendaraan logistik tetap berjalan, keamanan dan ketertiban di jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang tetap terjaga, serta kepentingan para sopir dan masyarakat luas dapat terakomodasi dengan baik,” Jelas Darmawan Pimpinan Forkom Gapiber.
Pewarta: supartono.



