Jatim.Rasionews.com|BANYUWANGI – Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Banyuwangi secara resmi menyatakan sikap organisasi mendukung kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia dan tidak berbentuk kementerian.
Sikap ini disampaikan Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, sebagai bentuk dukungan terhadap hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI bersama Polri, yang menegaskan bahwa posisi Polri telah sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Komisi III DPR RI sebelumnya menegaskan bahwa Polri berada langsung di bawah Presiden dan dipimpin oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI, sebagaimana diatur dalam Pasal 7 TAP MPR Nomor VII/MPR/2000 serta regulasi terkait lainnya.
- Advertisement -
Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menilai posisi tersebut penting untuk menjaga independensi dan profesionalisme Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“PW Fast Respon DPC Banyuwangi mendukung penuh Polri tetap berada langsung di bawah Presiden. Ini penting agar Polri tidak mudah diintervensi oleh kepentingan tertentu dan tetap fokus menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” tegas Agus Samiaji, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, penguatan kelembagaan Polri harus diiringi dengan peningkatan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas agar kepercayaan publik terus terjaga.
- Advertisement -
“Pengawasan tetap berjalan melalui mekanisme legislatif dan kontrol publik. Yang terpenting, Polri semakin profesional, modern, dan dipercaya rakyat,” ujarnya.
PW-FRN DPC Banyuwangi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya insan pers, untuk bersama-sama mendukung tugas Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, demi terwujudnya stabilitas keamanan dan kelancaran pembangunan, khususnya di Kabupaten Banyuwangi.
“Stabilitas keamanan adalah fondasi pembangunan. Polri yang kuat dan independen akan berdampak langsung pada rasa aman masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta. Sudirman




