Polsek Candipuro Amankan Lomba Ketangkasan Motor Ojek Manol Gabah di Sawah Kloposawit
Jatim Rasionews.com Lumajang | Personel Polsek Candipuro melaksanakan pengamanan kegiatan lomba ketangkasan motor ojek manol gabah yang digelar di area persawahan milik Arif, warga Dusun Selorejo, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tasyakuran atas hasil panen sawah milik Arif sekaligus menjadi hiburan masyarakat setempat.
Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Polsek Candipuro, Koramil Candipuro, serta Satgas Keamanan Desa Kloposawit.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsek Candipuro AKP Lugito, S.H., Danramil Candipuro Kapten Inf. Sumarno, Camat Candipuro Shela Fasri, S.S.T.P., M.M., Kepala Desa Kloposawit Marjoko, B.Sc., Ketua Panitia H. Arif, serta Ketua Pelaksana Sugeng.
Kapolsek Candipuro AKP Lugito mengatakan bahwa kehadiran aparat keamanan bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu situasi kamtibmas di wilayah setempat.
- Advertisement -
“Kami dari Polsek Candipuro bersama unsur TNI dan keamanan desa melaksanakan pengamanan agar kegiatan masyarakat seperti ini tetap berjalan kondusif. Kami juga mengimbau kepada seluruh peserta dan penonton untuk tetap mengutamakan keselamatan,” ujar AKP Lugito.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tradisional seperti ini perlu didukung selama tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
Sementara itu, Ketua Panitia H. Arif menjelaskan bahwa lomba ketangkasan motor ojek manol gabah ini merupakan tradisi yang rutin digelar sebagai bentuk rasa syukur masyarakat usai panen.
- Advertisement -
“Ini sebagai bentuk tasyakuran sekaligus hiburan warga. Peserta menggunakan sepeda motor trail yang sudah dimodifikasi, dan kami tetap mewajibkan penggunaan helm serta sepatu boots demi keselamatan,” jelas H. Arif.
Dalam perlombaan tersebut, lintasan dibuat di area persawahan berlumpur yang telah dipanen, sehingga memiliki tingkat kesulitan tinggi karena kondisi licin. Para peserta harus melewati jalur sepanjang sekitar 400 hingga 600 meter.
Teknis perlombaan dilakukan secara bergelombang, dengan setiap sesi diikuti empat peserta yang старт dari garis awal secara bersamaan. Pemenang ditentukan berdasarkan kecepatan peserta mencapai garis finish.
Kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati area persawahan untuk menyaksikan jalannya perlombaan. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap aman dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh aparat gabungan.
(Kib/Humas)




