Jogging Track Lapangan Kabuaran, Fasilitas Olahraga untuk Kesehatan Warga
Jatim Rasionews Com Lumajang | Keberadaan jogging track di Lapangan Desa Kabuaran memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat. Fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan kesadaran hidup sehat di tengah warga.Senin ( 26/1/2026)
Kepala Desa Kabuaran Sulastini menyampaikan bahwa pembangunan jogging track memiliki dua fungsi utama. Pertama, sebagai tempat masyarakat berolahraga. Kedua, sebagai upaya memasyarakatkan olahraga agar menjadi kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, di dalam jiwa yang sehat akan tercipta pemikiran dan aktivitas masyarakat yang lebih positif.
“Dengan masyarakat yang sehat, pola pikir juga menjadi lebih baik. Sehingga penilaian terhadap pemerintah desa dan kegiatan desa tidak selalu dilihat dari sisi negatif,” ujarnya.
Lapangan tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga sepak bola bagi anak-anak. Mulai dari siswa SD hingga SMP, termasuk siswa SMP 2 kunir yang berada di wilayah Desa Kabuaran, rutin menggunakan lapangan untuk berlatih.
Salah satu warga yang berolahraga di lapangan mengaku sangat senang dengan adanya jogging track tersebut. Ia merasa lebih nyaman dan aman saat beraktivitas fisik, terutama pada pagi hari.
- Advertisement -
Sementara itu, jogging track dibangun sebagai solusi bagi masyarakat, khususnya lansia, yang rutin berolahraga di pagi hari. Kondisi jalan raya yang ramai kendaraan dinilai kurang aman untuk aktivitas jalan kaki atau lari pagi. Dengan adanya jogging track, warga dapat berolahraga dengan lebih aman dan nyaman.
“Sekarang ini banyak orang yang terkena stroke dan penyakit gula. Salah satu cara pencegahannya adalah olahraga. Daripada olahraga di jalan yang ramai kendaraan, lebih baik memanfaatkan jogging track ini,” tambahnya.
Pemerintah desa berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik serta turut menjaga keberadaannya. Warga diminta memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap fasilitas umum yang telah disediakan.
- Advertisement -
“Kami hanya berharap masyarakat ikut menjaga. Kalau ada yang kurang baik, dibetulkan. Jangan sampai lapangan ini justru digunakan untuk hal-hal yang merusak, seperti tempat belajar mobil. Mari sama-sama merasa memiliki,” pungkasnya
(Pewarta:Kib)




