Jatim.Rasionews.com|Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini, Bupati Pati, Sudewo, diamankan dalam operasi senyap yang digelar tim KPK pada Senin (19/1/2026). Selasa 20/01/2026
Penangkapan tersebut langsung menyita perhatian publik. Sudewo bersama sejumlah pihak lain dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK.
Hingga berita ini diturunkan, lembaga antirasuah belum mengumumkan secara resmi status hukum maupun konstruksi perkara yang menjerat orang nomor satu di Kabupaten Pati itu.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa OTT tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum atas dugaan tindak pidana korupsi, dan KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan apakah pihak-pihak yang diamankan akan ditetapkan sebagai tersangka.
“Benar, KPK telah mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan. Perkembangannya akan kami sampaikan secara resmi,” ujar pihak KPK dalam keterangan singkatnya.
- Advertisement -
Informasi yang beredar menyebutkan OTT ini diduga berkaitan dengan transaksi tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati, namun KPK menegaskan masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi agar tidak berspekulasi.
Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat OTT KPK, sekaligus menjadi peringatan keras bahwa praktik korupsi masih menjadi ancaman serius dalam tata kelola pemerintahan daerah.
Media Rasionews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk penetapan tersangka, barang bukti, dan pasal yang disangkakan oleh KPK.
- Advertisement -
Redaksi.




