Jatim Rasionews.com|BANYUWANGI – Kondisi sejumlah ruas jalan di berbagai wilayah Kabupaten Banyuwangi dikeluhkan masyarakat. Banyak titik jalan dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari berlubang hingga bergelombang, yang dinilai membahayakan pengguna jalan. Salah satunya di jln Cangakan kecamatan Genteng. Sabtu 07/03/2026.
Sejumlah warga menyebut kerusakan jalan tidak hanya terjadi di wilayah pinggiran, tetapi juga pada ruas jalan yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.
Keluhan masyarakat pun bermunculan di media sosial hingga forum warga. Ketika masyarakat Banyuwangi membayar Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB);di kantor Samsat, Muncul biaya tambahan Opsen PKB senilai Rp 86.500 di lembaran STNK selain tambahan parkir berlangganan.
Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah pungutan tambahan pajak berdasarkan persentase tertentu (maksimal 66% dari pokok PKB) yang dikenakan oleh pemerintah kabupaten/kota, mulai berlaku 5 Januari 2025.
Kebijakan ini mengubah bagi hasil pajak menjadi sistem split payment langsung ke kas daerah untuk mempercepat pendapatan kabupaten/kota.
- Advertisement -
Berikut adalah poin-poin penting mengenai Opsen PKB:
Dasar Hukum: UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
Tujuan: Meningkatkan transparansi, mempercepat penyaluran pendapatan pajak ke kas kabupaten/kota, dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.
- Advertisement -
Dampak pada Total Pajak: Secara keseluruhan, total pajak yang dibayarkan tidak naik secara drastis, hanya rincian pembagiannya yang berbeda, di mana porsi untuk Kabupaten/Kota dipisahkan sejak awal.
Fungsi Dana: Digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, perbaikan jalan, dan peningkatan layanan publik di daerah.
Masyarakat mempertanyakan upaya perbaikan jalan serta penggunaan anggaran yang bersumber dari Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang seharusnya ikut menopang pembangunan infrastruktur daerah.
Salah satu warga Banyuwangi mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah cukup lama terjadi namun belum terlihat perbaikan yang signifikan.
“Banyak jalan berlubang yang membahayakan pengendara, terutama malam hari.
Harapannya segera ada penanganan dari pemerintah,” ujarnya.
Diketahui, opsen PKB merupakan tambahan pungutan pajak kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Kebijakan ini diharapkan mampu mendukung pembangunan, termasuk pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan.
Namun kondisi jalan yang masih rusak di sejumlah titik membuat sebagian masyarakat mempertanyakan sejauh mana realisasi penggunaan anggaran tersebut.
Sejumlah kalangan juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serta mempercepat program perbaikan infrastruktur jalan, mengingat mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi sangat bergantung pada kondisi jalan yang layak.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat berharap pemerintah kabupaten Banyuwangi segera melakukan penanganan terhadap ruas jalan rusak serta memberikan penjelasan terkait pemanfaatan anggaran yang bersumber dari opsen PKB..
Pewarta. Kin.




