Dukung Program Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Polsek Tempeh Turun Ke Sawah Serap Aspirasi Petani
Lumajang , (Jatim Rasionews.com) Kepolisian Sektor (Polsek) Tempeh terus menunjukkan komitmen aktifnya dalam mendukung program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Pandanarum, Aiptu Hendra Soegihartono, S.H., jajaran kepolisian turun langsung ke lahan pertanian warga untuk menyerap aspirasi sekaligus mengantisipasi kendala musim tanam, Senin (19/10/2026).
Dalam aksinya sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan, Aiptu Hendra menyambangi Agus Sujono, salah satu petani di Dusun Parasgowang, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Dialog interaktif berlangsung hangat di tengah area persawahan guna memantau perkembangan tanaman jagung milik warga.
Selain memantau kondisi pertanaman, Bhabinkamtibmas juga mendata ketersediaan pupuk, obat-obatan pertanian, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan) di tingkat distributor maupun toko tani lokal. Langkah mitigasi dini ini diambil untuk memastikan kelancaran rantai pasok kebutuhan pertanian warga Desa Pandanarum.
Plt. Kapolsek Tempeh, Ipda Suheri, S.H., menegaskan bahwa kehadiran anggota di lapangan merupakan langkah kongkret dalam menyuarakannya di tingkat pengambil kebijakan.
“Program ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” ujar Plt. Kapolsek Tempeh, Ipda Suheri, S.H.
Ipda Suheri menambahkan bahwa seluruh aspirasi, kendala, dan masukan yang dihimpun oleh Bhabinkamtibmas dari para petani di lapangan tidak akan berhenti sebagai laporan internal semata.
“Segala masukan dan kendala yang dihadapi para petani di lapangan akan kami koordinasikan secara berjenjang dengan instansi terkait, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pertanian yang tepat sasaran,” ungkap Ipda Suheri.
Ia berharap sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait ini mampu menekan potensi kegagalan panen serta menjaga kestabilan pasokan pangan di wilayah Lumajang.
“Dengan pendampingan berkelanjutan dan komunikasi yang intensif, kami optimistis kendala para petani dapat diatasi lebih cepat demi suksesnya Program Asta Cita Presiden dalam mewujudkan kemandirian pangan,” pungkasnya.**(Kib)




