574 Ekor Ternak Ramaikan Kontes dan Pameran Ternak Lumajang
Lumajang, (Jatim Rasionews.com) Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menggelar Kontes dan Pameran Ternak Kabupaten Lumajang di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para peternak dan masyarakat setelah cukup lama tidak digelar oleh pemerintah daerah.
Kontes dan pameran itu diikuti sebanyak 574 ekor ternak, meliputi 115 ekor sapi, 324 ekor kambing, dan 135 ekor domba.
Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Lumajang, tetapi juga dari sejumlah kabupaten dan kota di wilayah sekitar.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan kontes ternak tersebut telah dibuka secara resmi dan menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi kepada para peternak.
“Alhamdulillah, tadi sudah saya buka secara resmi kegiatan kontes ini. Pesertanya sangat banyak karena memang Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah lama tidak menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” kata Bunda Indah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari ternak terbaik, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi peternakan Lumajang kepada masyarakat luas.
Ia menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa sektor peternakan masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Para peternak juga mendapat kesempatan untuk memperlihatkan kualitas ternak yang selama ini mereka pelihara dan kembangkan.
“Ini sangat bermanfaat untuk menaikkan harga kambing dan domba di Kabupaten Lumajang. Para peserta juga sangat senang dan merasa diapresiasi oleh pemerintah,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya menghadirkan kontes sapi, kambing Senduro, dan domba. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menghadirkan pameran ternak, festival kuliner, serta lomba olahan berbahan kambing dan domba.
Rangkaian kegiatan tersebut dibuka untuk masyarakat secara gratis. Kehadiran berbagai kegiatan pendukung diharapkan dapat membuat kontes ternak tidak hanya menjadi ruang bagi peternak, tetapi juga menjadi sarana hiburan sekaligus promosi produk peternakan dan olahan lokal.
Bunda Indah berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan menjadi agenda yang mampu memperkuat promosi sektor peternakan Kabupaten Lumajang.
“Harapannya tentu kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan, sehingga para peternak memiliki ruang untuk menunjukkan kualitas ternaknya dan masyarakat semakin mengenal potensi peternakan Lumajang,” pungkasnya.
Dengan adanya kontes dan pameran tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong agar sektor peternakan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan peternak.**(Kib)




