Pemkab Lumajang Intensif Awasi Distribusi Pertalite dan Biosolar di Seluruh SPBU
Lumajang, Jatim Rasionews.com Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mengintensifkan monitoring distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan pasokan Pertalite dan Biosolar tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa hambatan.Sabtu (27/6/2026)
Kegiatan monitoring tersebut tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi penyaluran BBM di setiap SPBU, tetapi juga menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam mengantisipasi perubahan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pertamina apabila diperlukan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Lumajang, Aksanul Inam, mengatakan pemantauan rutin dilakukan agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai kondisi distribusi BBM di lapangan.
“Monitoring dilakukan agar kami memiliki data aktual mengenai kondisi penyaluran BBM. Data tersebut menjadi dasar koordinasi apabila terdapat peningkatan kebutuhan di lapangan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” kata Aksanul.
Berdasarkan hasil monitoring pada Jumat (26/6/2026), sebagian besar SPBU di Kabupaten Lumajang masih memiliki stok Pertalite dan Biosolar yang mencukupi.
- Advertisement -
Persediaan Pertalite berkisar antara sekitar 1.200 liter hingga lebih dari 34 ribu liter, sedangkan stok Biosolar berada pada kisaran sekitar 1.300 liter hingga 30 ribu liter. Jumlah tersebut menyesuaikan kapasitas tangki, jadwal distribusi, dan tingkat konsumsi di masing-masing wilayah.
Selain memantau ketersediaan BBM, pemerintah daerah juga mencatat SPBU Pasirian masih menjalani rehabilitasi hingga 30 Juni 2026. Sementara itu, SPBU Labruk sedang melakukan perbaikan sistem digitalisasi. Kedua kondisi tersebut terus dipantau melalui koordinasi dengan Pertamina dan SPBU lainnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjamin.
Menurut Aksanul, perbedaan jumlah stok di setiap SPBU merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti kapasitas penyimpanan, jadwal pengiriman, dan tingkat konsumsi masyarakat. Oleh sebab itu, evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh jaringan distribusi BBM di Kabupaten Lumajang.
- Advertisement -
Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus mempercepat langkah koordinasi apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.
Dengan pengawasan yang berkesinambungan, Pemkab Lumajang berharap distribusi Pertalite dan Biosolar tetap optimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.
(Rokib)




