Jatim.Rasionews.com|BANYUWANGI – Persatuan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kabupaten Banyuwangi menggelar Rapat Konsolidasi Internal sebagai langkah strategis penguatan organisasi, yang berlangsung di kediaman Bendahara PW FRN Banyuwangi, Idham Holid, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penyegaran struktural organisasi, sekaligus penguatan soliditas internal guna menyongsong agenda kerja PW FRN Banyuwangi sepanjang tahun 2026.
Dalam rapat konsolidasi tersebut, PW FRN DPW Banyuwangi membahas secara komprehensif kelengkapan struktur organisasi, khususnya pembentukan dan penguatan sejumlah bidang strategis, antara lain:
▪︎ Bidang Pemberitaan
- Advertisement -
▪︎ Bidang Kerjasama Ormas
▪︎ Bidang Kerjasama Organisasi Wartawan
▪︎ Bidang Kerjasama Humas Polri
- Advertisement -
▪︎ Bidang Kerjasama Minerba, Hutan dan Lingkungan
▪︎ Bidang Penelitian/Investigasi
▪︎ Bidang Hukum
▪︎ Bidang Humas
▪︎ Bidang Pengkaderan SDM
▪︎ Bidang Fotografer
Pembentukan bidang-bidang tersebut ditujukan untuk memastikan roda organisasi berjalan lebih terstruktur, profesional, dan efektif sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Ketua PW FRN DPW Banyuwangi, Agus Samiji, menegaskan bahwa konsolidasi internal ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi organisasi agar mampu bekerja lebih maksimal dan terarah.
“Tahun 2026 ini kami ingin PW FRN Banyuwangi berjalan lebih optimal dan fokus menjalankan program kerja. Kami tetap mengusung slogan ‘Counter Berita Polri’ sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan dan objektivitas pemberitaan,” ujar Agus Samiji.
Sementara itu, Sekretaris PW FRN Banyuwangi, Marta Yofi Winatha, menekankan pentingnya kejelasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di setiap bidang agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dalam menjalankan roda organisasi.
“Dengan struktur dan pembagian bidang yang jelas, setiap anggota mengetahui peran dan tanggung jawabnya. Harapannya, seluruh bidang dapat bergerak aktif, saling bersinergi, dan bekerja secara profesional sesuai tupoksi masing-masing,” jelas Marta.
Ia juga menambahkan bahwa konsolidasi ini menjadi dasar kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan yang tergabung dalam PW FRN Banyuwangi.
“Konsolidasi ini bukan sekadar rapat, tetapi komitmen bersama untuk meningkatkan kapasitas SDM, etika jurnalistik, serta memperkuat peran organisasi dalam menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat,” imbuhnya.
Forum konsolidasi juga diwarnai dengan berbagai usulan konstruktif dari anggota, mulai dari penguatan jaringan kerjasama lintas lembaga, peningkatan kualitas pemberitaan, hingga penguatan peran PW FRN Banyuwangi sebagai organisasi pers yang responsif terhadap dinamika sosial.
Rapat tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menjadikan PW FRN DPW Banyuwangi sebagai organisasi wartawan yang profesional, solid, berintegritas, dan kredibel, serta mampu berkontribusi positif dalam pembangunan informasi publik di Kabupaten Banyuwangi.
Pewarta. Supartono




